(Taiwan, ROC) --- Artis kenamaan Taiwan, Mickey Huang (黃子佼) terjerat kasus MeToo pada tahun 2023. Mickey Huang dituduh melakukan pelecehan dan kekerasan seksual. Saat penyelidikan berlangsung, jaksa ternyata menemukan kasus lain yang tak terduga.
Mereka menemukan 7 video porno yang melibatkan anak di bawah umur. Mickey Huang bahkan diketahui menjadi anggota premium di forum yang menyerupai "Nth Room case", yang memperdagangkan video-video tidak senonoh yang diambil secara diam-diam.
Pada tahun 2023, gerakan anti pelecehan atau kekerasan seksual MeToo merebak di seluruh Taiwan. Pada bulan Juni 2023, Mickey Huang dituduh telah mencium paksa seorang gadis berusia 17 tahun, lalu membujuknya untuk dipotret tanpa busana, dan berusaha melecehkannya. Kasus ini kemudian ditangani dengan tuduhan pelecehan seksual.
Dua bulan kemudian, tepatnya bulan Agustus, tim jaksa memulai penyelidikan, menggeledah rumah dan studio kerja milik Mickey Huang, serta melarangnya untuk bepergian ke luar negeri atau berlayar.
Pada tanggal 4 Maret 2024, Kejaksaan Tinggi Taipei menyatakan bahwa kasus pelecehan dan kekerasan seksual paksa tidak dapat dibuktikan secara objektif.
Mickey Huang juga tidak menggunakan kekerasan atau ancaman agar korban menanggalkan pakaian mereka. Akhirnya, kedua pihak berdamai, dan korban akhirnya mencabut laporan, sehingga Mickey Huang tidak dituntut lebih lanjut.
Namun, dalam penyelidikan, jaksa menemukan ratusan video porno yang tersimpan dalam hard disk milik Mickey Huang, termasuk 7 video yang melibatkan anak di bawah umur.
Dia mengaku membeli video-video itu dari forum "Nth Room case". Mickey Huang dengan sukarela membuang hard disk tersebut dan berjanji kepada jaksa untuk tidak mengulanginya lagi.
Akhirnya, dia divonis dengan penangguhan penuntutan atas pelanggaran Undang-undang Pencegahan Eksploitasi Seksual Anak dan Remaja, dengan membayar denda NT$1,2 juta dan menyerahkan surat penyesalan 1.200 kata.

Artis kenamaan dan presenter handal asal Taiwan, Mickey Huang terjerat kasus pelecehan dan kekerasan seksual. 圖/CNA
Kasus ini bermula pada tahun 2023, seorang selebgram Taiwan bernama Zofia, mengajukan pengaduan pelecehan seksual terhadap Mickey Huang. Ia kemudian membagikan sejumlah rekaman percakapan di media sosial pada 7 Maret 2024.
Zofia kemudian mengklaim bahwa ia ingin membela seorang korban lain, berinisial Nona K.
Nona K mengaku bahwa pada usia 17 tahun, dia ditipu oleh Mickey Huang dengan alasan untuk pemotretan pameran foto, lalu dibawa ke kediaman Mickey Huang di Neihu, dan akhirnya dilecehkan. Insiden itu bahkan berlangsung selama 1 menit.
Nona K mengakui pengalaman itu menjadi bayangan kelam yang tak bisa dilupakannya, bahkan ketika dewasa, dia selalu teringat mimpi buruk pelecehan yang dialaminya itu.

Mickey Huang dikawal petugas keamanan saat mendatangi kantor polisi untuk keperluan penyidikan. 圖/中華日報
Alasan dia membuka kasus ini sekarang karena merasa putusan pengadilan tidak adil bagi pihak korban, serta fakta bahwa hard disk sebesar 4TB milik Mickey Huang masih menyimpan file-file tidak senonoh lain dari korban di bawah umur, yang membuatnya memutuskan untuk membela haknya.
Terkuaknya kepemilikan film tidak senonoh di dalam hard disk sebesar 4TB milik Mickey Huang tersebut, memicu kecaman publik.
Bahkan pada tanggal 8 April 2024, almamaternya, yakni Universitas Shih Hsin, mengeluarkan pernyataan pencopotan status alumni berprestasi angkatan ke-5 milik Mickey Huang.