(Taiwan, ROC) --- Rabu hari ini (3/4), Hualien diguncang gempa berkekuatan 7,2SR pada pukul 07:58. Menurut Pusat Seismologi Ditjen Klimatologi Sentral, hingga Rabu malam hari pukul 20:25, sudah terjadi 200 kali gempa susulan.
Mayoritas gempa susulan ini, sebanyak 99 di antaranya berkekuatan antara 3SR hingga 4SR, disusul oleh 87 kali gempa dengan kekuatan 4SR hingga 5SR. Selain itu, ada 2 gempa yang kekuatannya mencapai di atas 6SR.
Berdasarkan informasi dari Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), gempa magnitudo 7,2SR ini terjadi pukul 07:58 pagi dengan kedalaman 15,5 kilometer dan pusat gempa terletak sekitar 25 kilometer ke arah tenggara dari kantor pemerintahan Kabupaten Hualien (di perairan timur Taiwan).

圖/CNA
Hingga Rabu malam hari pukul 20:25, telah terjadi 200 gempa susulan, di mana 2 di antaranya berkekuatan lebih dari 6SR, yang masing-masing terjadi pada pukul 08:11 dengan intensitas 6,5SR, dan pukul 10:14 dengan intensitas 6,2SR.
Selain itu, ada 12 gempa dengan kekuatan 5SR hingga 6SR, serta 87 gempa dengan kekuatan 4SR hingga 5SR, dan 99 gempa dengan kekuatan 3SR hingga 4SR.
Pusat Seismologi menyatakan bahwa berdasarkan pengamatan, gempa bumi di Hualien bukan merupakan gempa beruntun, melainkan gempa tunggal. Hal ini diindikasikan dengan tidak adanya gempa susulan yang berkekuatan mendekati gempa utama, yakni 7,2SR yang terjadi pada Rabu pagi hari.
Pusat Seismologi mengingatkan, episentrum gempa ini berada di tempat subduksi Lempeng Filipina, sebuah wilayah yang sering terjadi gempa. Saat ini diprediksi, jika gempa Rabu tadi pagi merupakan gempa utama.
Mengingat wilayah ini cepat mengumpulkan energi, maka dalam 3 hingga 4 hari mendatang perlu diwaspadai kemungkinan terjadi gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 6,5SR hingga 7,0SR.