(Taiwan, ROC) --- Wilayah laut timur Taiwan mengalami gempa kuat berkekuatan magnitudo 7,2SR pada Rabu pagi hari (3/4), pukul 07:58, dengan intensitas maksimal mencapai 6SR di Hualien, serta beberapa area lainnya mencapai level 5 (kuat).
Selain itu, gempa susulan terus terjadi, dengan skala berkisar antara 5SR hingga 6.5SR. Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), selain mengeluarkan peringatan nasional, juga mengeluarkan peringatan tsunami, dan menyatakan ini merupakan gempa terkuat di Taiwan setelah gempa 921 yang terjadi 25 tahun yang lalu.
Di samping itu, CWA juga memperkirakan akan terjadinya gempa susulan berkekuatan 6.5-7,0SR dalam 3 hingga 4 hari ke depan.
Gempa kuat dengan kedalaman 15,5 kilometer terjadi di lepas pantai Heping, Hualien, pada tanggal 3 April 2024, pukul 07:58, dengan magnitudo 7,2SR, yang dirasakan di seluruh Taiwan termasuk pulau luar.
Ketua Pusat Seismologi Ditjen Klimatologi Sentral, Wu Chien-fu (吳健富), menjelaskan bahwa gempa kuat ini berpusat di zona aktif gempa bumi di mana Lempeng Laut Filipina menunjam ke bawah Lempeng Benua Eurasia.
Oleh karena itu, banyak gempa berkekuatan 6SR atau lebih yang terjadi di masa lalu, dengan 5 gempa terjadi di tahun 2022. Adapun gempa kuat ini adalah gempa terkuat di Taiwan setelah gempa besar 921 yang terjadi pada 25 tahun yang lalu.
Wu Chien-fu mengatakan, "Gempa bumi ini merupakan gempa terbesar yang terjadi di Taiwan sejak 25 tahun setelah gempa 921. Gempa berkekuatan 6 SR ini merupakan gempa kedua dengan intensitas 6 SR dalam 4 tahun terakhir, setelah gempa di Hualien pada tahun 2022. Gempa 921 yang terjadi di daratan, tepatnya di Kabupaten Nantou, memiliki magnitudo 7,3SR dan kedalaman 8,0. Intensitasnya mencapai 7SR pada skala lama (sebelum tahun 2000). Karena terjadi di daratan, gempa tersebut menyebabkan kerusakan parah."
Wu Chien-fu juga menunjukkan bahwa laporan awal gempa pada tanggal 3 April 2024 memiliki magnitudo 7,2SR, tetapi setelah pengolahan data dilakukan, angka ini mungkin akan direvisi naik, mendekati 7,3SR atau bahkan lebih tinggi.
Selain itu, Wu Chien-fu juga memperkirakan bahwa dalam 3 hingga 4 hari ke depan, masih akan ada gempa susulan dengan kekuatan antara 6,5SR hingga 7,0SR, dan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.
CWA juga telah mengeluarkan peringatan nasional untuk 12 kabupaten/kota di utara, tengah, selatan, dan timur Taiwan.
Adapun Taoyuan, New Taipei, Taipei, Keelung, Distrik Taoyuan (桃源區) di Kaohsiung, dan Pingtung mencapai intensitas 4SR atau lebih tinggi, tetapi karena laporan awal memperkirakan magnitudo hanya berkisar 6,8SR, sehingga intensitas yang diperkirakan tidak mencapai ambang batas untuk mengeluarkan peringatan nasional. CWA menambahkan, pihaknya juga akan terus meninjau dan memperbaiki proses yang ada.
Selain itu, karena gempa bumi ini berkekuatan 7,0SR atau lebih, dengan kedalaman 35 kilometer atau kurang, dan memenuhi standar perilisan peringatan tsunami untuk gempa bumi di dekat laut, maka CWA mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Taiwan. Untungnya, ketinggian gelombang tsunami di semua wilayah terpantau di bawah 1 meter.