(Taiwan, ROC) Hari ini (3/4) terjadi gempa bermagnitudo 7,2 SR di lepas pantai Hualien, Pusat Seismologi Ditjen Meteorologi (CWA) mengatakan, dalam 3-4 hari berikutnya berkemungkinan ada gempa berskala 6,5 – 7,0 SR, guncangan kali ini adalah gempa terbesar sejak gempa 21 September 1999.
Informasi terbaru dari CWA memberitakan, pada hari ini pukul 07:58 terjadi gempa 7,2 SR, dengan kedalaman 15,5 km, guncangan yang berpusat di posisi 25 km bagian tenggara kabupaten Hualien ( di perairan lepas bagian timur Taiwan), guncangan terkuat berlevel 6 terjadi di kabupaten Hualien.
Direktur Pusat Seismologi Ditjen Meteorologi (CWA) Wu Chien-fu menjelaskan, gempa berskala 6-7 yang terjadi di Taiwan dalam kurun 1 tahun ada 2-4 kali, untuk skala di atas 7 SR sangat jarang, dan tidak ada pendataan secara khusus. Gempa hari ini menjadi guncangan besar sejak gempa 25 tahun yang lalu, gempa 21 September 1999 dengan skala 7,3 SR, pada masa tersebut dengan mengadopsi sistem perhitungan lama, dengan guncangan terkuat level 7 di kecamatan Yuchi, Nantou. Berkaitan dengan level guncangan gempa hari ini (2/4) akan direvisi lagi, hingga saat ini diprediksi kekuatan gempa hampir sama dengan guncangan 21 September.
Wu Chien-fu mengatakan, sejak tahun 2020 sistem intensitas gempa bumi mulai menggunakan sistem baru, gempa sebelumnya adalah kekuatan level 6 terjadi pada 18 September 2021 di kecamatan Chishang, Taitung. Gempa kali ini adalah guncangan level 6 kuat untuk kedua kalinya.
Berkaitan dengan ada sebagian warga yang tidak menerima pesan peringatan waspada gempa, Wu Chien-fu mengatakan, situasi ini juga terjadi pada kru kerjanya, terkait dengan pesan peringatan waspada ada yang menerima dan ada yang tidak, akan ditindaklanjuti.