History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Kobayashi Pharmaceutical, Kemenlu Imbau Tidak Membeli Produk Angkak di Jepang

  • 02 April, 2024
  • 曾秀情
Kasus Kobayashi Pharmaceutical, Kemenlu Imbau Tidak Membeli Produk Angkak di Jepang
Sekjen Urusan Jepang Kemenlu Fan Chen-guo

(Taiwan, ROC) -- Masalah keamanan pangan dari beras ragi merah atau disebut pula angkak produksi Kobayashi Pharmaceutical Co. Ltd. Jepang, Kementerian Luar Negeri hari ini (2/4) dengan aktif mengimbau masyarakat yang pergi ke Jepang untuk tidak membeli produk terkait angkak ini sementara waktu, agar dapat menjaga kesehatan diri sendiri; selain itu karena masih dalam pemeriksaan oleh pihak Jepang, maka Kemenlu juga telah meminta kantor perwakilan di Jepang untuk terus memantau perkembangan kasus ini.

Kasus angkak produksi Kobayashi Pharmaceutical Co. Ltd.yang menyebabkan 5 orang meninggal dan 150 orang lebih dirawat di rumah sakit, masayarakat Taiwan juga mendapat pengaruh dari kasus ini. Kementerian Luar Negeri menyampaikan, pemerintah Jepang juga telah membenarkan bahwa penyebab kasus keracunan adalah “puberuic acid” yang terdeteksi dalam angkak, tetapi belum memastikan apakah ini yang menjadi penyebab utama kasus kematian, untuk itu masih terus dilakukan pemeriksaan.  

Kementerian Luar Negeri mengemukakan, masyarakat Taiwan mengunakan produk suplemen dari Jepang cukup banyak, untuk itu meminta kantor perwakilan Taiwan di Jepang terus memantau perkembangan kasus ini, dan secapat mungkin memberikan informasi sebagai referensi, selain itu saat ini merupakan masa musim bunga sakura di Jepang, kemenlu mengimbau masyarakat yang bepergian ke Jepang untuk memperhatikan hal ini. Kemenlu menyampaikan, pemerintah Jepang sangat memerhatikan kasus ini, selain akan melacak jelas sumber penyebab, juga akan dengan aktif memberikan informasi penting terkait kepada pemerintah tiap-tiap negara. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) juga melalui saluran yang ada meminta pihak Jepang untuk memberikan informasi sumber bahan baku angkak yang digunakan oleh perusahaan bersangkutan dan mengumumkannya kepada pemasok dalam negeri untuk menarik balik produk-produk terkait.

Komentar

Terbarumore