(Taiwan, ROC) -- Wapres sekaligus Presiden Terpilih Lai Ching-te pada hari Selasa ini (2/4) menuju ke Taichung untuk menghadiri rapat pertemuan dengan industri permesinan dan peralatan mesin serta mengunjungi Aerospace Industrial Development Corporation (AIDC). Lai Ching-te mengemukakan pertahanan nasional dan ekonomi adalah dua pilar penting Taiwan, industri permesinan dan peralatan mesin menjadi tulang punggung penopang perekonomian Taiwan, di masa mendatang setelah menjabat sebagai presiden akan mengundang instansi perekonomian dan lainnya untuk bekerja sama dengan kalangan industri dan berlanjut mempromosikan perkembangan industri Taiwan.
Dalam sambutan Wakil Presiden Lai Ching-te mengatakan, pertahanan nasional dan ekonomi menjadi 2 pilar utama penopang Taiwan, maka dari itu sebelum ia menjabat pada tanggal 20 Mei, satu sisi perlu memantau urusan terkait pertahanan nasional, keamanan nasional,diplomasi dan hubungan lintas selat. Di sisi lain perlu duduk bersama dengan berbagai industri utama Taiwan, mendengarkan suara pelaku industri agar perekonomian Taiwan dapat maju berkembang. Sementara ini Lai Ching-te telah mengunjungi industri semikonduktor, ICT, industri pesawat tak berawak dan keamanan informasi, industri wisata kreatif, pada hari Selasa ini (2/4) melakukan diskusi dengan kalangan pebisnis dari industri permesinan dan peralatan mesin.
Lai Ching-te mengatakan, di masa 1 tahun yang lalu, seluruh negara di dunia mendapat pengaruh ekonomi melesu, konflik geopolitik dan lainnya, industri permesinan Taiwan dengan nilai ekspor tahun 2023 dibandingkan dengan 1 tahun sebelumnya berkurang 1%, pada bulan Januari tahun ini pulih dan normal kembali, Taiwan wajib memanfaatkan peluang, saling berkomitmen untuk mengatasi berbagai kendala dan tantangan. Usai pertemuan diskusi, Wapres Lai Ching-te berkunjung ke Aerospace Industrial Development Corporation (AIDC), memantau lini produksi pesawat pelatih dan memahami keterlibatan AIDC dalam investasi dan proses pembuatan kapal nasional.