(Taiwan, ROC) --- Taiwan dikenal sebagai "surga kuliner" dan budaya makanannya yang kaya sering kali menarik banyak turis asing untuk berkunjung. Namun, belakangan ini seorang Warganet mengutarakan, saat berjalan-jalan di pasar malam, ia menyadari bahwa menu "shawarma" yang biasa terlihat tampaknya telah menghilang.
Dengan penasaran, ia bertanya "Apakah shawarma juga mengalami penurunan jumlah?" Setelah postingan tersebut diunggah, hal ini memicu diskusi hangat di kalangan netizen.

Baru-baru ini, seorang Warganet mengunggah postingan di media sosial lokal Taiwan, PTT, dengan menyematkan judul "Gosip tentang kepunahan menu shawarma di pasar malam?"
Ia menuliskan bahwa belakangan ini saat mengunjungi tiga pasar malam di Taichung, masing-masing Fengjia, Yizhong, dan Zongzhan, ia tidak menemukan lagi stan yang biasa menampilkan tumpukan daging yang dipanggang di mesin sambil berputar.
Warganet bersangkutan menambahkan, bahkan di pasar malam Yizhong ada satu stan yang bertindak di luar norma biasanya, yakni penjual tersebut langsung memasak daging di atas panggangan, kemudian memasukkannya ke dalam roti.
Hal ini kemudian membuatnya penasaran dan bertanya "Apakah benar shawarma mulai punah di pasar malam Taiwan? Apakah shawarma juga mengalami penurunan jumlah penjualan?"
Setelah postingan tersebut diunggah, beberapa netizen membeberkan faktor kunci mengapa menu ini kian hari kian sedikit yang menjual. Dan sebagian besar netizen beranggapan bahwa biaya produksi shawarma terlalu tinggi, sehingga semakin jarang terlihat.
Shawarma 沙威瑪. 圖/LINE
Ada yang menuliskan, "Jika penjualannya tidak besar, sebenarnya itu sangat merepotkan. Biaya daging mentah itu tinggi, dan sulit untuk memotong daging gabungan menjadi lembaran tipis."
"Mungkin karena biaya produksi yang tinggi. Biaya listrik terlalu mahal, tidak terjangkau," tulis salah seorang netizen.
Ada juga yang secara terbuka menyatakan bahwa sekarang harga satu porsi shawarma bisa mencapai NT$70 hingga NT$80, lebih baik makan nasi kotak.
"Sekarang satu porsi NT$75, benar-benar kelewat mahal," tulis netizen.
"Di Ningxia masih ada yang enak, hanya saja harganya sangat mahal. Karena satu porsi kecil harganya NT$70 hingga NT$80 dan tidak mengenyangkan, lebih baik makan nasi kotak saja," terang netizen lainnya.