History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

2 Tewas Karena Keracunan Makanan Polam Kopitam, “Koki Pengganti” Warga Negara Vietnam Diperiksa Tim Kejaksaan

  • 29 March, 2024
  • 尤繼富
2 Tewas Karena Keracunan Makanan Polam Kopitam, “Koki Pengganti” Warga Negara Vietnam Diperiksa Tim Kejaksaan
2 Tewas Karena Keracunan Makanan Polam Kopitam, “Koki Pengganti” Warga Negara Vietnam Diperiksa Tim Kejaksaan 圖/聯合報

(Taiwan, ROC) --- Insiden keracunan makanan "Polam Kopitam" terus berkembang, di mana pada Kamis malam kemarin (28/3), Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) mengadakan konferensi pers mendadak.

Dalam pertemuan pers semalam, MOHW mengungkapkan laporan autopsi salah satu korban meninggal dunia, yang memastikan adanya senyawa toksin "asam bongkrek" di dalam tubuh korban.

Dalam dua hari berturut-turut, pihak berwenang telah memanggil orang yang bertanggung jawab, termasuk seorang koki berusia 25 tahun dengan marga Hu (胡姓), yang kemudian ditetapkan sebagai terdakwa.

越南籍胡姓廚師被移送法辦。(圖/TVBS)

圖/TVBS

Kamis malam, Hu dihadapkan pada tuduhan kelalaian yang mengakibatkan kematian dan pelanggaran terhadap "Undang-undang Keamanan dan Sanitasi Makanan".

Diketahui, koki Hu adalah warga berkewarganegaraan Vietnam, yang beberapa tahun lalu datang ke Taiwan untuk belajar dan bekerja di Taiwan.

Biasanya, Hu bekerja di "Polam Kopitiam" cabang Breeze lantai 2 Taipei Main Station. Dan karena renovasi di toko tersebut hingga akhir bulan ini, maka Hu pun ditugaskan untuk menggantikan koki di cabang Distrik Xinyi.

Kejaksaan Negeri Taipei melakukan pencarian bukti di "Polam Kopitiam" cabang Xinyi pada Rabu malam (27/3) dan menyita bukti terkait. Mereka juga memanggil pemilik usaha, Li Fang-xuan (黎仿軒), serta manajer cabang marga Wang (王姓), dan koki bermarga Zhou (周姓) untuk dimintai keterangan.

越南籍胡姓廚師被移送法辦,複訊後無保請回。(圖/TVBS)

Koki Hu saat diperiksa oleh Kejaksaan Taipei. 圖/TVBS

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa koki Zhou sedang libur pada saat kejadian, yang semenjak tanggal 18 Maret hingga 26 Maret 2024, dan posisinya digantikan oleh koki Hu.

Pada malam hari yang sama, koki Hu dipanggil untuk pertama kalinya dan diperiksa. Setelah itu, dia ditetapkan sebagai tersangka dan dibawa ke Kejaksaan Negeri Taipei untuk diselidiki lebih lanjut dengan tuduhan kelalaian yang mengakibatkan kematian dan pelanggaran terhadap Undang-undang Keamanan dan Sanitasi Makanan.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Hu untuk sementara tidak ditahan dan diizinkan pulang.

Selain itu, pembatasan perjalanan diberlakukan kepada tiga pihak dari "Polam Kopitiam", masing-masing Li, Wang dan Hu. Dan ketiganya kini, juga ditetapkan sebagai terdakwa.

Komentar

Terbarumore