History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

5 Orang Keracunan di Restoran Vegetarian Kota Taipei, 1 Meninggal! Inspeksi di Lapangan Mengungkap 3 Pelanggaran: Ditemukan Dugaan Kotoran Kecoak di Piring!

  • 27 March, 2024
  • 尤繼富
5 Orang Keracunan di Restoran Vegetarian Kota Taipei, 1 Meninggal! Inspeksi di Lapangan Mengungkap 3 Pelanggaran: Ditemukan Dugaan Kotoran Kecoak di Piring!
5 Orang Keracunan di Restoran Vegetarian KotaTaipei, 1 Meninggal! Inspeksi di Lapangan Mengungkap 3 Pelanggaran: Ditemukan Dugaan Kotoran Kecoak di Piring!. 圖/中時新聞網

(Taiwan, ROC) --- Kejadian diduga keracunan makanan di "Polam Kopitam 寶林茶室" yang terletak di salah satu Department Store di kawasan Distrik Xinyi A13, Kota Taipei, kini semakin memanas.

Diumumkan oleh Biro Kesehatan Kota Taipei pada Selasa malam kemarin (26/3) bahwa beberapa warga melaporkan gejala ketidaknyamanan setelah menyantap hidangan dari restoran tersebut.

Hingga berita ini dirilis, jumlah kasus yang dilaporkan ke rumah sakit telah mencapai 5 orang, di mana 1 orang meninggal dunia, dan 2 orang masih dalam perawatan intensif dengan bantuan ECMO.

Kasus yang dilaporkan oleh masyarakat melalui panggilan darurat ke hotline 1999 adalah 3 orang.

圖/TVBS

Pemeriksaan di restoran bahkan menduga menemukan ekskresi (kotoran) kecoak pada piring. Pihak restoran telah diberi batas waktu untuk melakukan perbaikan. Dan saat ini restoran juga telah diperintahkan untuk tutup.

Kasus dugaan keracunan makanan di restoran vegetarian "Polam Kopitam" di Distrik Xinyi, Taipei, semakin meluas.

Pada tanggal 24 Maret 2024, Biro Kesehatan Kota Taipei menerima laporan bahwa ada seorang pria berusia 39 tahun yang makan di restoran pada Jumat kemarin (22/3) mengalami mual dan muntah, setelah mengonsumsi kwetiau goreng dan jus daun pandan. Pria tersebut akhirnya meninggal dunia.

Seorang wanita berusia 50 tahun yang merupakan teman dari pria tersebut juga dilaporkan berobat ke klinik pada tanggal 24 Maret 2024.

Selanjutnya, pada Selasa malam (26/3), tiga laporan rumah sakit kembali diterima, termasuk seorang pria berusia 66 tahun yang makan kwetiau goreng pada Selasa pekan lalu (19/3), yang kemudian mengalami diare dan lemas.

Selain itu, masih ada pria berusia 30 tahun yang juga makan kwetiau goreng pada tanggal 21 Maret 2024, dan satu kasus lagi adalah pria berusia 40 tahun yang makan kwetiau telur yang juga mengalami muntah dan lemas.

Hingga Selasa malam kemarin (26/3), jumlah laporan yang diterima rumah sakit telah mencapai 5 orang, di mana 2 orang masih dalam perawatan intensif dengan bantuan ECMO (Extracorporeal Membrane Oxygenation).

寶林茶室-寶林茶室中毒-寶林茶室炒粿條-炒粿條中毒-粿條中毒-粿條死亡-粿條食物中毒-寶林茶室遠百信義a13-遠百信義a13-寶林茶室a13-食物中毒死亡-食物中毒-米酵菌酸-河粉米酵菌酸-寶林茶室粿

圖/翻攝自寶林茶室臉書

Setelah menerima laporan, Biro Kesehatan Kota Taipei segera melakukan inspeksi di restoran dan menemukan bahwa "Polam Kopitam" tidak menyediakan data pemeriksaan kesehatan karyawan.

Di samping itu, juga ditemukan dugaan kotoran kecoak pada piring, serta penempatan peralatan memasak yang tidak higienis.

Restoran tersebut telah diminta untuk melakukan perbaikan dalam batas waktu tertentu, dan jika hasil pemeriksaan ulang tidak memenuhi standar, maka otoritas berwenang akan mengenakan denda lebih dari NT$60.000.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kasus ini terkait dengan keracunan makanan, maka denda maksimum yang bisa dikenakan adalah NT$200 juta.

Kepolisian Sanchong juga telah meminta jaksa penuntut untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan tidak menutup kemungkinan kasus ini akan ditangani sebagai tindak pidana.

Komentar

Terbarumore