History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Terbebani “Uang Berbakti” yang Harus Disetor Setiap Bulan. Warganet Taiwan Bergaji NT$35 Ribu Diharuskan Setor Setengah Gaji ke Ortu, Netizen: Apa Kamu Bisa Nabung Buat Diri Sendiri?

  • 25 March, 2024
  • 尤繼富
Terbebani “Uang Berbakti” yang Harus Disetor Setiap Bulan. Warganet Taiwan Bergaji NT$35 Ribu Diharuskan Setor Setengah Gaji ke Ortu, Netizen: Apa Kamu Bisa Nabung Buat Diri Sendiri?
Terbebani “Uang Berbakti” yang Harus Disetor Setiap Bulan. Warganet Taiwan Bergaji NT$35 Ribu Diharuskan Setor Setengah Gaji ke Ortu, Netizen: Apa Kamu Bisa Nabung Buat Diri Sendiri? 圖/PEXELS

Terbebani “Uang Berbakti” yang Harus Disetor Setiap Bulan. Warganet Taiwan Bergaji NT$35 Ribu Diharuskan Setor Setengah Gaji ke Ortu, Netizen: Apa Kamu Bisa Nabung Buat Diri Sendiri?

(Taiwan, ROC) --- Kebanyakan orang setelah bekerja, akan menyisihkan sejumlah uang untuk diberikan kepada orang tua mereka setiap bulannya, sebagai tanda berbakti. Dan jumlahnya tentu saja tergantung pada gaji, pengeluaran, atau kesepakatan antara si anak dengan orang tua.

Di Taiwan, uang ini dikenal dengan sebutan 孝親費 (Xiàoqīn fèi), arti harfiah adalah "Uang Berbakti".

Meskipun pemberian "Uang Berbakti" Taiwan tidak diwajibkan secara hukum, tetapi hal itu dianggap sebagai kewajiban moral oleh banyak orang.

Dan baru-baru ini, ada seorang Warganet yang mengeluhkan kalau orang tuanya meminta separuh dari gajinya, bahkan mengeluh bahwa jumlah yang diberikan terlalu sedikit, membuat dia dan kakaknya merasa sangat tertekan.

"Saya hampir tertekan oleh uang berbakti kepada orang tua..." Baru-baru ini, seorang netizen menuliskan pengalaman pribadinya di media sosial lokal Taiwan, Dcard, mengungkapkan situasi keluarga yang membuatnya kesulitan bernapas.

Pertama-tama, dia membahas tentang gaji bulanannya yang sekitar NT$35.000, yang tidak jauh berbeda dengan kakaknya. Namun, orang tuanya meminta masing-masing dari mereka untuk memberikan NT$16.000 sebagai uang berbakti setiap bulannya.

Netizen tersebut juga mencantumkan pengeluaran dasar yang harus ia tanggung, seperti asuransi, biaya telepon, transportasi, dan biaya makan yang hampir mencapai NT$10.000.

Menghadapi tuntutan orang tuanya yang tidak masuk akal, membuatnya hampir tidak bisa menabung setiap bulannya.

Netizen itu kemudian dengan putus asa berkata, "Orang tua merasa kami memelihara mereka adalah hal yang sangat wajar." Bahkan sang ayah berencana untuk pensiun dini hanya karena ada uang berbakti bulanan yang tetap bisa diterima.

Sang ayah bahkan memberikan contoh dari pengalaman kerjanya di masa muda, dengan mengatakan bahwa cukup untuk menyisakan NT$5.000 setiap bulannya untuk ditabung.

Yang paling parah, ayahnya juga mendesak dia dan kakaknya untuk segera menikah dan memiliki anak. Jika tidak, tidak akan ada yang merawat mereka saat tua nanti. Desakan sang ayah tentu membuat sang Warganet kesal, ia pun membalas, "Saya bahkan tidak punya uang... bagaimana bisa memiliki anak?"

月薪一半上繳!他嘆「快被孝親費壓死」長輩頻催生:不生老了沒人養

圖/PEXELS

Setelah postingan itu diunggah, banyak netizen memberikan saran mereka. Ada yang menuliskan, "Masing-masing dari kalian berikan NT$2.500! Bukankah dulu dia bisa hidup dengan menyisakan NT$5.000, pikirkan sekarang harga barang seberapa tinggi. Buat kesepakatan dengan kakakmu, pindah dan tinggal bersama."

Ada juga netizen yang menyatakan, "Mereka merawatmu sampai usia 20 tahun, lalu kamu harus memberikan balasan dengan merawatnya sampai mereka meninggal. Orang tuamu pintar sekali berhitung."

"Memberikan uang berbakti tergantung pada seberapa kemampuanmu. Kamu bukan untuk dijadikan mesin ATM," tulis netizen lainnya.

Komentar

Terbarumore