(Taiwan, ROC) -- Legislatif Hongkong meloloskan pembacaan ketiga dari rancangan paket undang-undang baru yang dikenal sebagai Pasal 23 yang menetapkan dengan jelas mengenai definisi dan hukuman dari berbagai kejahatan yang terkait keamanan nasional. Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai (王國材) hari ini (22/3) menyampaikan hal tersebut, Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) dan Ditjen Pariwisata mengingatkan pada warga Taiwan untuk berhati-hati apabila ingin bepergian ke Hongkong, jika memiliki perilaku terkait, ia merasa lebih baik tidak ke Hongkong.
Legislatif Hongkong meloloskan pembacaan ketiga “Rancangan Paket Undang-Undang Baru Melindungi Keamanan Nasional” pada tanggal 19 Maret 2024, merupakan UUD Pasal 23 yang mengatur definisi dan hukuman bagi kejahatan berupa pengkhianatan, niat penghasut, pencurian rahasia negara, mata-mata, dan campur tangan dari luar serta tindakan kejahatan lainnya. Dunia mengkhawatirkan hal ini merupakan satu langkah untuk penyusutan bagi kebebasan demokrasi Hongkong
Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai dalam rapat interpelasi di Yuan Legislatif pada hari ini, 22 Maret 2024 mengatakan, “Sekarang ini wisatawan FIT dan grup boleh berwisata ke Hongkong, peraturan seperti ini sebenarnya juga membuat masyarakat untuk waspada. MAC, Ditjen Pariwisata secara khusus mengingatkan warga yang ingin ke Hongkong, jika Hongkong melakukan pembatasan yang begitu ketat maka kita harus berhati-hati, apabila ada tindakan yang serupa, lebih baik tidak ke sana.”