History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Anggota Lintas Parpol Parlemen Eropa Fokus M503, Kemenlu: Berkomitmen Menjaga Keamanan Regional

  • 19 March, 2024
  • 曾秀情
Anggota Lintas Parpol Parlemen Eropa Fokus M503, Kemenlu: Berkomitmen Menjaga Keamanan Regional
Kementerian Luar Negeri

(Taiwan, ROC) -- Wakil Presiden Parlemen Eropa sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Transportasi, Jan-Christoph Oetjen beserta rombongan yang beranggotakan 28 anggota lintas partai Parlemen Eropa, pada tanggal 13 Maret 2024 bersama-sama menyurati Presiden Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) Salvatore Sciacchitano dan Komisi Eropa, yang bertujuan hendak menyampaikan perubahan rute penerbangan M503 yang dilakukan sepihak oleh Daratan Tiongkok. Berkaitan dengan hal ini, Kementerian Luar Negeri pada hari Selasa ini (19/3) menyampaikan apresiasi, menegaskan Taiwan akan berlanjut memperdalam kerja sama dengan negara-negara yang memiliki pandangan sepaham dengan mitra seperti Parlemen Eropa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kemakmuran kawasan regional dan seluruh dunia. Dalam surat yang disampaikan mengacu pada setelah pemilu Taiwan berakhir, RRT sengaja membatalkan rute penerbangan M503 secara sepihak, kemudian mengaktifkan rute penerbangan W122 dan W123, jalur penerbangan dari barat mengarah ke timur, serta tidak ada bukti jelas terkait kepentingan memberlakuan rute penerbangan ini, akan tetapi sebaliknya kondisi ini menunjukkan motif politik RRT, selain menganggu keamanan wilayah Taiwan, saat bersamaan memungkinkan risiko terjadi kecelakaan karena meningkatkan kompleksitas rute penerbangan zona Kinmen dan Mazu. Hal ini memicu perhatian dari kalangan anggota Parlemen Eropa dan menilai pra-sarana penerbangan ini dimanfaatkan sebagai alat penindasan geopolitik.

Kemenlu menyampaikan, anggota parlemen yang terlibat berasal dari lintas partai dalam Parlemen Eropa , hal ini menunjukkan kekhawatiran mereka atas tindakan RRT melakukan perubahan rute penerbangan secara sepihak, dan menyerukan dukungan mereka untuk perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan. Juru Bicara Kemenlu Jeff Liu mengatakan, “Berlanjut memperdalam hubungan kerja sama, berlandasakan pada tatanan internasional menjaga perdamaian, kemakmuran dan stabilitas kawasan Indo Pasifik.”

Surat pernyataan bersama tersebut juga menyebutkan bahwa RRT gagal berkoordinasi dengan Taiwan terlebih dahulu sesuai dengan peraturan Organisasi Penerbangan Sipil (ICAO), yang menyangkal keterlibatan Taiwan dalam ICAO dan merugikan keselamatan penerbangan global. Oleh karena itu, ICAO diimbau untuk memperhatikan perkembangan terkait dan mewajibkan semua pihak harus mematuhi peraturan yang ada, hal yang penting adalah mematuhi norma-norma internasional terhadap manajemen penerbangan sipil.

Komentar

Terbarumore