(Taiwan, ROC) —- Maskapai penerbangan asal Amerika Serikat, United Airlines, kembali bermasalah. Sebuah pesawat Boeing 737-800 yang membawa 139 penumpang dan 6 awak kabin mengalami kerusakan pada bagian badan pesawat. Pesawat tersebut terbang dari San Francisco, California, menuju Bandara Medford di Oregon pada tanggal 15 Maret 2024.
Setelah mendarat, kru di darat menemukan bahwa ada bagian luar badan pesawat yang hilang. Petugas bandara segera melakukan pencarian, tetapi tidak berhasil menemukan bagian yang hilang tersebut. Ini merupakan insiden keenam yang dialami oleh United Airlines dalam kurun satu bulan ini.
Menurut laporan dari media NBC, United Airlines menyatakan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat Boeing 737-800 tersebut. Mereka akan menyelesaikan semua pekerjaan perbaikan yang diperlukan sebelum pesawat kembali beroperasi. United Airlines juga akan menyelidiki penyebab hilangnya bagian badan pesawat.
Diketahui bahwa selama penerbangan, tidak ada peringatan yang menunjukkan kerusakan pada badan pesawat. Oleh karena itu, tidak ada keadaan darurat yang diumumkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat telah turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

圖/自由時報
United Airlines mengalami serangkaian insiden pada bulan ini. Pada tanggal 4 Maret 2024, sebuah pesawat Boeing 737-900 yang terbang dari Houston, Texas menuju Fort Myers, Florida, mengalami insiden di mana salah satu mesinnya menyemburkan api saat berada di udara. Penerbangan tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat, dan beruntung 167 penumpang termasuk awak kabin selamat.
Pada 7 Maret 2024, sebuah pesawat Boeing 777 milik United Airlines yang terbang dari San Francisco, California menuju Jepang, mengalami insiden ban pesawat yang terlepas ketika lepas landas, kemudian ban tersebut menghantam kendaraan di bawah. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari insiden ini.
圖/奇摩台灣
Pada 8 Maret 2024, sebuah pesawat Boeing 737 MAX 8 milik United Airlines yang terbang dari Memphis, Tennessee menuju Houston, Texas, keluar dari landasan saat mendarat dan terperosok di tanah berumput. Untungnya, dari 160 penumpang dan 6 awak kabin, tidak ada satu pun yang terluka.
Pada tanggal yang sama, 8 Maret 2024, sebuah pesawat Airbus A320 milik United Airlines yang terbang dari San Francisco menuju Meksiko terpaksa melakukan pendaratan darurat di Los Angeles karena masalah hidrolik. 110 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.
Kemudian pada 12 Maret 2024, pesawat Boeing 777-300 milik United Airlines yang terbang dari Sydney, Australia menuju San Francisco, Amerika Serikat, terpaksa kembali mendarat di Sydney sekitar 2 jam setelah lepas landas karena masalah teknis yang tidak diketahui.