(Taiwan, ROC) —- Baru-baru ini, kasus pengasuh bersertifikat yang menyiksa anak menimbulkan perdebatan luas di tengah masyarakat Taiwan.
Di platform partisipasi kebijakan publik online, ada usulan yang menuntut hukuman yang lebih berat bagi pelaku penganiayaan anak yang menyebabkan kecacatan, bahkan hukuman mati untuk penganiayaan yang menyebabkan kematian anak. Usulan ini hanya diunggah selama 3 hari, tetapi telah mendapat lebih dari 19.000 dukungan.
Isi usulan tersebut mengemukakan dua poin untuk meningkatkan hukuman bagi pelaku penganiayaan anak dalam rangka melindungi keselamatan fisik dan mental anak-anak.

Baru-baru ini, kasus pengasuh bersertifikat yang menyiksa anak menimbulkan perdebatan luas di tengah masyarakat Taiwan. 圖/上報
Poin pertama adalah mengamandemen Pasal 271 Undang-undang Pidana, menjadikan penganiayaan yang menyebabkan kematian anak sebagai satu-satunya kejahatan dengan hukuman mati. Poin kedua adalah merevisi Pasal 286 Undang-undang Pidana, dengan menjatuhkan hukuman penjara minimal 5 tahun bagi pelaku penganiayaan atau tindakan lain terhadap anak di bawah 16 tahun yang mengakibatkan cedera parah atau menghambat perkembangannya.
Selain itu, bagi kejahatan yang dilakukan terhadap anak untuk tujuan komersial, maka pelaku akan dijatuhi hukuman penjara minimal 10 tahun dan denda hingga NT$10 juta. Penjabaran di dalam usulan juga menyebutkan bahwa proposal ini bertujuan untuk menjamin pembangunan bangsa yang sehat di masa mendatang, serta melindungi keselamatan fisik dan mental anak-anak.
圖/奇摩台灣
Sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan Partisipasi Kebijakan Publik Online, setiap usulan yang mendapat 5.000 dukungan dalam waktu 60 hari akan diproses lebih lanjut. Setelah diproses, instansi berwenang harus menyiapkan tanggapan konkret dalam kurun 2 bulan. Isi usulan juga akan menjadi referensi bagi penyesuaian arah kebijakan instansi pemerintah terkait.
Usulan ini diajukan pada 12 Maret 2024, kemudian diverifikasi dan disetujui pada 13 Maret 2024, kemudian memasuki tahap pendukung pada 14 Maret 2024. Sampai saat ini, usulan tersebut telah mendapatkan lebih dari 19.000 dukungan.