History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Mengejutkan! Studi Menemukan "Kebanyakan Pasien Kanker Paru-paru Tidak Merokok". Rumah Sakit Veteran Taipei Ungkap Sebabnya

  • 15 March, 2024
  • 尤繼富
Mengejutkan! Studi Menemukan
Mengejutkan! Studi Menemukan "Kebanyakan Pasien Kanker Paru-paru Tidak Merokok". Rumah Sakit Veteran Taipei Ungkap Sebabnya. 圖/風傳媒

(Taiwan, ROC) --- Pada tahun 2021, kanker paru menjadi jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi di Taiwan dan juga menyebabkan kematian terbanyak. Banyak orang berpikir kanker paru lebih sering menyerang para perokok, tetapi penelitian skrining Low-Dose Computed Tomography (LDCT) yang dilakukan oleh Rumah Sakit Veteran Taipei menemukan bahwa kanker paru ternyata lebih banyak terjadi pada orang yang tidak merokok.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pasien dengan riwayat keluarga kanker paru mencapai 1.9%, sementara pada perokok berat hanya 0.2%. Angka ini menegaskan bahwa riwayat keluarga merupakan faktor risiko yang lebih berpengaruh.

Dokter mengingatkan bahwa orang dengan kebiasaan merokok atau memiliki riwayat keluarga kanker paru perlu melakukan pemeriksaan rutin.

Deteksi dini pada tahap pertama memiliki tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahun sebesar 90%. Angka ini akan menurun drastis, yakni menjadi hanya 10%, jika ditemukan pada tahap keempat.

Berdasarkan data statistik dari National Health Insurance Administration (NHIA) Taiwan memperlihatkan bahwa semenjak 1 Juli 2022 hingga 30 Juni 2023, ada sekitar 1,1% peserta skrining LDCT terdiagnosis kanker paru-paru. 85,1% dari kasus kanker paru-paru yang terdiagnosis masih berada pada tahap awal (0 dan 1).

驚!研究證實「肺癌患者大多沒抽菸」 北榮找到1致癌關鍵| 太報| LINE TODAY

圖/北榮提供

Sementara, berdasarkan data dari Rumah Sakit Veteran Taipei, tingkat deteksi kanker paru-paru melalui skrining LDCT mencapai 2%. 87,2% dari kasus kanker paru-paru yang terdiagnosis masih berada pada tahap awal (0 dan 1). Hal ini menunjukkan keefektifan skrining LDCT dalam mendeteksi kanker paru pada tahap awal.

97.2% pasien dengan riwayat keluarga kanker paru dideteksi pada tahap awal, sementara tahap lanjut (3 dan 4) hanya 2.8%, menyarankan bahwa individu berisiko tinggi dengan riwayat keluarga kanker paru harus melakukan pemeriksaan rutin untuk pengobatan dini guna meningkatkan peluang kelangsungan hidup.

Analisis lebih lanjut terhadap data menunjukkan bahwa 1,9% pasien kanker paru-paru memiliki riwayat keluarga kanker paru-paru, dan 0,2% pasien kanker paru-paru adalah perokok berat.

台北榮民胸腔部胸腔腫瘤科主任羅永鴻。院方提供

Dokter Luo Yung-hung (羅永鴻). 圖/北榮提供

Angka ini memperlihatkan bahwa selain merokok, riwayat keluarga adalah faktor risiko utama terkena kanker paru-paru.

Direktur Divisi Onkologi Toraks  di Rumah Sakit Veteran Taipei, Luo Yung-hung (羅永鴻), mengungkapkan bahwa faktor risiko kanker paru termasuk pengaruh rokok dan asap rokok pasif, riwayat keluarga, penyakit paru-paru, polusi udara, dan lain-lain.

Melalui partisipasi dalam penelitian TALENT yang diprakarsai oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW),ditemukan bahwa dari 12.011 partisipan, ada sebanyak 318 orang (2,6%) didiagnosis menderita kanker paru, di mana 61 orang (0,5%) mengidap kanker paru adenokarsinoma tahap awal, dan 246 orang (77,4%) terdiagnosis kanker paru tahap 1.

北榮「千人篩檢」研究 家族史凶過吸菸!家人有肺癌風險恐飆9倍 113

Dokter Luo Yung-hung (羅永鴻). 圖/owlting.com

Di antara individu berusia 50 hingga 74 tahun dengan riwayat keluarga pernah mengidap kanker paru, maka tingkat deteksi kanker paru lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang bukan perokok.

Lebih lanjut, Luo Yung-hung menekankan, hasil studi menunjukkan adanya relasi kuat antara angka terjangkitnya kanker paru dengan riwayat keluarga.

Memiliki anggota keluarga dekat dengan kanker paru-paru dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini secara signifikan. Semakin banyak anggota keluarga yang terkena dampak, semakin tinggi pula risikonya.

Bagi mereka yang tidak merokok tetapi menderita kanker paru-paru, maka riwayat keluarga merupakan faktor risiko paling penting saat ini.

Komentar

Terbarumore