(Taiwan, ROC) --- Lembaga survei Indonesia, GoodStats, merilis sebuah survei yang menunjukkan, jika masyarakat Indonesia ingin bekerja di luar negeri, maka Taiwan akan menjadi negara pilihan utama, diikuti oleh Jepang dan Arab Saudi.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa alasan utama Taiwan menjadi pilihan pertama orang Indonesia adalah karena gaji yang tinggi, keamanan sosial yang relatif baik, dan banyaknya peluang kerja.
Survei yang dipublikasikan oleh GoodStats di akhir Februari menunjukkan preferensi tujuan kerja luar negeri bagi orang Indonesia, dengan 45% responden memilih Taiwan sebagai pilihan pertama, diikuti oleh Jepang dengan 41%, dan Arab Saudi di posisi ketiga dengan 32%.
Berikutnya adalah Hong Kong 29%, Korea Selatan 25%, Malaysia 19%, Australia 13%, Singapura 11%, Amerika Serikat 8%, dan Jerman dengan 5%.

Kota Taipei, Taiwan. 圖/TRAVELOKA
Laporan tersebut menganalisis, ketika orang Indonesia memilih negara untuk bekerja di luar negeri, lima alasan utama yang dipertimbangkan termasuk gaji, keamanan, peluang kerja, pengembangan karier, dan kesan terhadap negara tersebut.
Laporan bersangkutan mengutip seorang pekerja migran Indonesia di Taiwan, Dendi, yang berusia 28 tahun, menyatakan bahwa kebijakan imigrasi Taiwan terhadap tenaga kerja asing lebih terbuka dan ramah.
Dendi mengatakan, "Beberapa program yang dilaksanakan oleh pemerintah Taiwan memudahkan kami untuk bekerja di sana, seperti lebih mudah mendapatkan visa kerja dan kartu izin tinggal (ARC)."
Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan baru-baru ini mempromosikan "Program Pekerja Migran Jangka Panjang", memungkinkan PMA untuk berpindah ke posisi Pekerja Teknis Tingkat Menengah (PTTM) dan melampaui batasan durasi untuk tetap bekerja di Taiwan.
Menurut statistik, hingga akhir November tahun lalu, program tersebut telah mempertahankan lebih dari 21.000 orang.
Dendi melanjutkan, "Meskipun gaji di Taiwan tidak sebesar di Korea Selatan atau Jepang, dibandingkan dengan dua negara tersebut, biaya hidup di Taiwan relatif lebih rendah, sehingga saya masih bisa mengirim banyak uang ke keluarga saya di Indonesia."
Ketika media Central News Agency (CNA) menanyakan kepada warga Jakarta tentang negara mana yang ingin mereka kunjungi untuk bekerja di luar negeri, banyak yang menyatakan memiliki impian dan ingin pergi ke Amerika Serikat, tetapi ada juga yang menyebut Jepang, Timur Tengah, Hong Kong, dan Taiwan.

Taiwan Adalah Negara Favorit Pertama Warga Indonesia untuk Datang Bekerja, 3 Alasan Ini yang Menjadi Faktor Penentu! 圖/CNA
Seorang pengemudi ojek motor di Jakarta mengatakan kepada CNA, "Gaji di Taiwan dan Jepang lebih tinggi dibandingkan di sini, jadi saya ingin bekerja di (Taiwan atau Jepang)."
Sugiarti dari Jawa Tengah mengatakan kepada CNA, jika diberi kesempatan untuk bekerja di luar negeri, dia ingin pergi ke Taiwan. Sugiarti mengatakan, "Ini seharusnya menjadi pilihan yang bagus! Tentu saja ada sisi baik dan buruknya, tergantung pada bagaimana pemerintah setempat memperlakukan tenaga kerja."
Seorang wanita lainnya, Yanti, mengatakan bahwa dia lebih ingin bekerja di Jepang karena orang Jepang memiliki disiplin yang baik.
Kepala Perwakilan Taiwan di Indonesia, John C. Chen (陳忠), menunjukkan bahwa Taiwan adalah salah satu dari tiga negara tujuan utama bagi pekerja migran Indonesia, dan merupakan salah satu negara yang paling ramah terhadap pekerja migran, serta menjadi negara yang paling disukai oleh pekerja migran Indonesia.
Pekerja migran Indonesia di Taiwan menikmati perlindungan hukum dan manfaat asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan yang sama dengan pekerja Taiwan.

M. Ridho Amrullah saat diwawancarai oleh CNA. 圖/CNA
Koordinator Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) M. Ridho Amrullah, menyampaikan kepada CNA bahwa perlindungan terhadap pekerja migran di Taiwan cukup komprehensif.
"Saat ini Indonesia dan Taiwan terus menjaga hubungan yang baik dan melalui komunikasi antar kedutaan kedua negara, terus berupaya memperbaiki hak dan kepentingan pekerja," terang M. Ridho Amrullah.