(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 11 Maret 2024, terjadi sebuah kecelakaan kapal speedboat di perairan utara Jakarta, tepatnya di Kepulauan Seribu.
Akibat peristiwa tersebut, 32 penumpang dan 3 awak kapal terjatuh ke laut. Sebanyak 34 orang berhasil diselamatkan, tetapi masih ada satu penumpang berkewarganegaraan Taiwan yang belum ditemukan, dan pencarian masih terus berlanjut.
Menurut laporan media Kompas, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Indonesia (Basarnas) segera memulai operasi pencarian setelah mendapat informasi tentang kecelakaan tersebut.
Kapal tersebut mengangkut 32 penumpang dan 3 awak kapal, dengan 10 orang di antaranya adalah warga negara asing dan 22 orang adalah warga negara Indonesia. Warga negara asing termasuk 5 warga negara Tiongkok, 4 warga negara Taiwan, dan 1 warga negara Korea.

圖/翻攝自羅盤報
Media Indonesia melaporkan bahwa 34 awak dan penumpang telah diselamatkan, tetapi seorang pria Taiwan berusia 46 tahun bermarga Zhang (張姓) masih belum ditemukan hingga saat ini.
Operasi pencarian dan penyelamatan oleh Basarnas sempat dihentikan sementara waktu karena kondisi cuaca buruk. Namun operasi pencarian kembali dilanjutkan dan telah memasuki hari ketiga. Operasi pencarian berlangsung baik di permukaan laut maupun di bawah air.
Perwakilan Taiwan di Indonesia (TETO) menginformasikan kepada media Central News Agency (CNA) bahwa segera setelah kecelakaan terjadi pada Senin malam hari (11/3), mereka telah menerima pemberitahuan dari Kementerian Luar Negeri (MOFA), bahwa ada anggota keluarga korban di Taiwan yang meminta bantuan.
Saat ini telah dikonfirmasi bahwa warga Taiwan yang hilang tersebut adalah karyawan perusahaan bisnis Taiwan di Indonesia. Dan TETO telah menghubungi perwakilan perusahaan Taiwan tersebut, untuk terus menjalin komunikasi.

圖/翻攝自「Julraflis」臉書
TETO menyampaikan bahwa pihak berwenang di Indonesia telah mengerahkan kapal angkatan laut, kapal penyelamat, perahu karet, kapal polisi air, dan penyelam untuk mencari di lokasi kejadian.
Menurut perkiraan, sekitar 80 hingga 100 orang telah dikerahkan dalam misi penyelamatan ini. TETO juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas bantuan aktifnya.
Kepulauan Seribu merupakan destinasi wisata populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Banyak yang memilih untuk menghabiskan akhir pekan atau masa liburan di pulau-pulau yang terletak di sekitar Kepulauan Seribu.