History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Laporan Demokrasi Terbaru dari “Institut V-dem” Swedia, Taiwan Menempati Peringkat ke-2 di Asia

  • 13 March, 2024
  • 尤繼富
Laporan Demokrasi Terbaru dari “Institut V-dem” Swedia, Taiwan Menempati Peringkat ke-2 di Asia
Laporan Demokrasi Terbaru dari “Institut V-dem” Swedia, Taiwan Menempati Peringkat ke-2 di Asia

(Taiwan, ROC) – “Institut Varietas Demokrasi / V-Dem) Universitas Gothenburg Swedia merilis “Laporan Demokrasi 2024”, yang menyatakan bahwa Taiwan menempati peringkat ke-31 dalam “Indeks Demokrasi Bebas” global untuk tahun 2023, dan menduduki peringkat ke-2 di Asia setelah Jepang. Sementara itu, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berada di peringkat ke-172 global, merupakan peringkat ke-8 dari bawah secara global.

Kepala Kantor Perwakilan Taiwan untuk Swedia, Gu Ruey-sheng (谷瑞生) pada Jumat (8/3) lalu mengunjungi Universitas Gothenburg dan melakukan pertemuan dengan Profesor Staffan I. Lindberg, selaku pemimpin proyek Institut V-Dem. Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai kerja sama yang potensial di kemudian hari. Profesor Staffan I.

Lindberg sebelumnya pernah mengunjungi Taiwan dan berpartisipasi dalam diskusi terkait pencegahan informasi palsu di media pada tahun 2019 lalu. Saat itu, dirinya sangat memuji demokrasi Taiwan. Dalam pertemuan kali ini, Lindberg bahkan memberikan salinan terbaru dari laporan demokrasi tahun ini kepada Gu Ruey-sheng (谷瑞生).

Laporan tersebut mencakup 179 negara dan wilayah, di mana pada tahun 2023, Taiwan menempati peringkat ke-31 dalam “Indeks Demokrasi Bebas” global, dan menduduki peringkat kedua di Asia setelah Jepang yang menempati peringkat ke-30. Sementara itu, RRT menempati peringkat ke-172 global, merupakan peringkat ke-8 dari bawah secara global. Lima besar peringkat global terdiri dari Denmark, Swedia, Estonia, Swiss, dan Norwegia.

Dalam laporan tahunan yang dirilis pada tahun 2023, Taiwan menempati peringkat ke-30 dalam “Indeks Demokrasi Bebas” global, peringkat ketiga di Asia setelah Jepang yang menempati peringkat ke-27 dan Korea Selatan yang menempati peringkat ke-28 secara global.

Menurut ringkasan laporan tahun ini, rata-rata tingkat demokrasi yang dinikmati oleh masyarakat pada tahun 2023 turun ke tingkat tahun 1985 lalu. Terhitung sejak tahun 2019, proporsi penduduk yang tinggal di negara otoriter hampir terus meningkat selama 15 tahun berturut-turut, melampaui proporsi penduduk yang tinggal di negara demokratis.

“Institut V-dem” menyediakan data dari tahun 1789-2023 untuk 202 negara, melibatkan lebih dari 31 juta data, serta berkolaborasi dengan lebih dari 4200 ahli dan akademisi dari berbagai negara. Institut V-dem bertempatkan di Departemen Ilmu Politik Universitas Gothenburg, Swedia, dan merupakan sebuah lembaga penelitian independen.

Komentar

Terbarumore