(Taiwan, ROC) --- Sebuah pesawat Boeing 787-9 Dreamliner yang terbang dari Sydney, Australia, menuju Auckland di Pulau Utara Selandia Baru pada Senin siang kemarin (11/3), mengalami masalah teknis yang signifikan, sehingga menyebabkan pesawat bergerak secara ekstrem. Akibatnya banyak penumpang dan awak kabin terpental ke seluruh ruangan dalam kabin.
Akibat kejadian ini, total ada 50 orang yang mengalami luka-luka, salah satunya bahkan mengalami cedera serius. Setelah pesawat mendarat di Auckland, 13 orang langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Menurut laporan dari Radio New Zealand (RNZ) dan Australian Broadcasting Corporation (ABC), LATAM Airlines mengkonfirmasi bahwa penerbangan nomor LA800 mengalami gerakan yang sangat hebat akibat masalah teknis selama dalam perjalanan dari Sydney menuju Auckland, yang kemudian memengaruhi sejumlah penumpang dan awak kabin.
Pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Auckland sekitar pukul 16:30 waktu setempat.

圖/9NewsSydney X
St John Ambulance Selandia Baru menginformasikan bahwa mereka menerima panggilan darurat sekitar pukul 15:58, dan segera mengirimkan 5 ambulans, 1 unit kendaraan dukungan untuk insiden besar, serta beberapa kendaraan bantuan lainnya ke Bandara Internasional Auckland.
St John Ambulance menyatakan bahwa total ada 50 orang yang diberi pertolongan di lokasi, dengan satu orang di antaranya menderita luka berat, sementara lainnya mengalami luka ringan hingga sedang.
Sampai saat ini, total 13 orang telah diantar ke rumah sakit untuk menerima perawatan lebih lanjut.
LATAM Airlines menyebutkan bahwa 7 penumpang dan 3 awak kabin telah dilarikan ke rumah sakit.
Seorang penumpang wanita dalam wawancara menggambarkan bahwa selama penerbangan terjadi penurunan cepat.
Sementara seorang penumpang pria, Jacinto, mengenang momen ketika pesawat jatuh bebas di udara, dan orang-orang terpental melintasi kabin.
Dia menyatakan bahwa banyak orang tidak mengenakan sabuk pengaman pada saat itu. "Beberapa orang mengalami luka serius dan juga sangat ketakutan," ujar Jacinto.

圖/6parknews
Pesawat yang terlibat dalam insiden ini adalah Boeing 787-9 Dreamliner. Pesawat tersebut seharusnya sudah berangkat pukul 18:40 menuju Santiago, ibu kota Chile, tetapi penerbangan saat ini telah dibatalkan.
Saat ini, masih belum jelas apa masalah teknis yang dimaksud oleh LATAM Airlines. Namun, Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (Federal Aviation Administration, FAA) minggu lalu mencatat bahwa sistem anti-es pada Dreamliner mengalami masalah.
Kerusakan pada segel yang terpasang dapat memengaruhi ventilasi mesin, yang berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada pesawat dan bisa menyebabkan pembekuan dan kerusakan mesin saat berada di ketinggian terbang.
Boeing telah mengalami serangkaian insiden baru-baru ini, yang paling menonjol adalah kecelakaan pada pesawat Boeing 737 MAX 9 milik Alaska Airlines, dimana pintu pesawat secara tiba-tiba terlepas saat berada di udara.

圖/CNN