History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wanita Taipei Ingin Membatalkan Penjualan 15 Batang Emas, Toko: Terlambat, Emasnya Sudah Dilebur. Wanita Rugi NT$1,4 Juta

  • 11 March, 2024
  • 尤繼富
Wanita Taipei Ingin Membatalkan Penjualan 15 Batang Emas, Toko: Terlambat, Emasnya Sudah Dilebur. Wanita Rugi NT$1,4 Juta
Wanita Taipei Ingin Membatalkan Penjualan 15 Batang Emas, Toko: Terlambat, Emasnya Sudah Dilebur. Wanita Rugi NT$1,4 Juta 圖/奇摩股市

(Taiwan, ROC) --- Seorang wanita di Taipei bersama keluarganya membawa 15 batang emas ke "Toko Daur Ulang Emas K" untuk dijual. Emas seberat 2,8 kg tersebut ditaksir senilai NT$5,6 juta, tetapi setelah diproses, wanita itu hanya menerima NT$4 juta, selisih NT$1,4 juta.

Merasa dirugikan, wanita itu ingin membatalkan transaksi, tetapi keesokan harinya dia diberitahu bahwa emasnya telah dilebur. Wanita itu kemudian mencari informasi dan menemukan banyak orang yang mengalami nasib serupa dengan toko tersebut.

台北女賣15條黃金少拿140萬「隔天反悔慘被熔掉」 一查驚見名店黑歷史

圖/奇摩股市

Media Next Apple mewartakan bahwa wanita bersangkutan menyelesaikan transaksi pada sore hari, sekitar pukul 16:00 hingga 17:00. Keesokan harinya, pada jam buka toko, sekitar pukul 10 pagi, dia kembali ke toko untuk membatalkan transaksi dan ingin mengambil kembali emasnya.

Namun, dia diberitahu bahwa emasnya telah dilebur. Pihak toko juga menolak untuk memberikan bukti transaksi yang detail, termasuk informasi mengenai berat dan harga satuan emas.

Toko berdalih bahwa mereka memiliki metode perhitungan sendiri untuk menentukan harga emas, termasuk biaya pemurnian dan keuntungan.

被坑?賣15條黃金店家少給140萬反悔時黃金「已熔掉」 @newsebc - YouTube

圖/東森新聞

Oleh karena itu, harga yang ditawarkan kepada konsumen bisa berbeda dengan "harga ideal" yang dihitung sebelumnya. Toko juga menyatakan bahwa konsumen jangan berpikiran terlampau sempit.

Wanita tersebut hanya menginginkan transaksi yang adil dan transparan. Dia meminta staf toko untuk menghitung ulang harga emasnya di tempat, tetapi sayangnya ditolak.

Toko berdalih tidak bisa menghitung dan memberikan alasan yang tidak masuk akal. Sebelumnya, pihak toko menyatakan bahwa emasnya "cukup murni", tetapi kemudian mengatakan kalau kemurnian emasnya kurang dan mengandung 30% kotoran material.

Pihak toko tidak mau menjelaskan cara menghitung dan memverifikasi kemurnian emas, mereka hanya berfokus pada jumlah uang yang harus dibayarkan, bukan pada nilai emasnya.

Wanita tersebut merasa dirugikan setelah menjual emasnya di toko tersebut. Dia mencari kemudian informasi di internet dan menemukan banyak orang yang ternyata mengalami nasib serupa. Banyak korban yang hanya menerima sekitar 60% dari harga pasar.

Pihak toko selalu mengklaim bahwa harga mereka lebih baik daripada toko emas lain, tetapi tidak bersedia  menjelaskan potongan yang mereka ambil.

Kerugian yang dialami para korban berkisar antara 33% hingga 35%, bahkan ada juga korban yang tidak bisa membatalkan transaksi.

Wanita tersebut telah melaporkan kasus ini ke Dinas Perlindungan Konsumen Pemerintah Kota Taipei. Toko memiliki waktu 15 hari untuk menyelesaikan masalah yang ada. Jika tidak ada penyelesaian, maka rapat koordinasi akan diadakan di kantor pemerintah kota pada tanggal 12 Maret 2024 mendatang.

Komentar

Terbarumore