(Taiwan, ROC) – Hari ini (8/3) adalah Hari Perempuan Internasional, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) melalui jejaring Facebook mendoakan setiap wanita dapat hidup dengan nyaman, percaya diri, dan bahagia, serta menjelaskan upaya dan pencapaian pemerintah Taiwan dalam upaya kesetaraan gender selama 8 tahun terakhir.
Presiden Tsai menekankan bahwa kesetaraan gender adalah nilai penting dalam masyarakat Taiwan. Melihat kembali 8 tahun terakhir ini, Taiwan bersama dengan usaha seluruh masyarakat telah mencatat tiga prestasi pertama di Asia dalam kesetaraan gender, termasuk menjadi negara pertama di Asia yang mengesahkan pernikahan sejenis, proporsi anggota parlemen perempuan yang tertinggi di Asia, serta menempati peringkat pertama dalam kinerja kesetaraan gender di Asia, menurut laporan Indeks Gender OECD 2023.
Presiden Tsai menjelaskan, pemerintah dalam beberapa tahun terakhir telah berupaya mendorong lingkungan kerja yang ramah gender, mendorong partisipasi laki-laki dalam pembagian tugas rumah tangga dan pekerjaan merawat anak, serta memperkuat keterampilan kerja wanita dan memberikan dukungan bagi wanita yang ingin berwirausaha. Selain itu, pemerintah juga secara bertahap meningkatkan sistem perawatan jangka panjang guna mengurangi beban kerja dan kehidupan bagi wanita.
Selain itu, Presiden Tsai menuturkan bahwa guna menanggapi penantian masyarakat terhadap kesetaraan gender, pemerintah telah mengajukan rencana reformasi mekanisme kesetaraan gender pada tahun lalu. Melalui upaya anggota parlemen dari berbagai partai politik, pemerintah telah berhasil menyelesaikan revisi tiga UU Kesetaraan Gender, yakni revisi UU Pendidikan Kesetaraan Gender, UU Pekerjaan Kesetaraan Gender, dan UU Pencegahan Pelecehan Seksual yang resmi berlaku hari ini.
Presiden Tsai menegaskan, mendorong kesetaraan gender adalah misi yang berkelanjutan. Dirinya berharap setiap wanita di Taiwan dapat memilih jalannya sendiri tanpa khawatir, dan bisa hidup dengan nyaman, bebas, dan aman di tanah ini. Dirinya juga memercayai jika ke depannya akan terus berjalan dengan lembut dan teguh, meninggalkan sebuah Taiwan yang setara dan membanggakan.