History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Komikus Dragon Ball Meninggal di Usia 68 Tahun, Karyanya Melegenda dan Membekas di Hati Banyak Penggemar

  • 08 March, 2024
  • 尤繼富
Komikus Dragon Ball Meninggal di Usia 68 Tahun, Karyanya Melegenda dan Membekas di Hati Banyak Penggemar
Komikus Dragon Ball Meninggal di Usia 68 Tahun, Karyanya Melegenda dan Membekas di Hati Banyak Penggemar 圖/CNA

(Taiwan, ROC) --- Kabar meninggalnya komikus terkenal Jepang, Akira Toriyama, hari ini (8/3) telah mengejutkan penggemar manga di seluruh dunia.

Diketahui, Akira Toriyama lahir di Prefektur Aichi, Jepang, memiliki kehidupan masa kecil yang cukup miskin.

Akira yang hobi menggambar, terjun ke dunia manga karena tertarik pada hadiah uang sebesar ¥500.000 dari sebuah kontes manga.

Dan sebelum berusia 30 tahun, ia telah menciptakan karya abadi "Dragon Ball", yang hingga hari ini masih dianggap sebagai karya dewa oleh banyak komikus muda.

七龍珠》作者鳥山明3/1顱內出血辭世享壽68歲

Akira Toriyama 圖/YAHOO台灣

Menurut sumber, Akira Toriyama lahir di Kota Nagoya, Prefektur Aichi. Editor pertamanya, Kazuhiko Torishima, pernah mengungkapkan bahwa keluarga Akira Toriyama sangat miskin. Saat dia masih kecil, keluarganya terkadang sulit untuk mendapatkan tiga kali makan dalam sehari.

Namun, sejak kecil dia menyukai tokoh komikus Osamu Tezuka dan Walt Disney, sehingga menggambar menjadi hobi terbaiknya.

Setelah lulus dari SMA, Akira Toriyama langsung bekerja di sebuah perusahaan desain iklan sebagai desainer. Setelah meninggalkan pekerjaannya, dia menjadi ilustrator paruh waktu.

Suatu kali, dia melihat hadiah utama dari kontes manga "Weekly Shonen Magazine" sebesar ¥500.000. Bagi dirinya itu merupakan jumlah uang yang sangat besar, sehingga ia mulai mencoba membuat manga. Namun, pada tahun itu dia gagal berpartisipasi dalam kontes karena tidak memenuhi tenggat waktu.

Setelah itu, Akira Toriyama mulai menggambar berdasarkan minatnya. Secara berturut-turut ia mengirimkan karyanya ke "Weekly Shonen Jump". Meskipun tidak pernah memenangkan penghargaan, tetapi dirinya berhasil menarik perhatian editor saat itu, yakni Kazuhiko Torishima.

怪博士與機器娃娃無理頭瘋狂爆笑物語!! - 巴哈姆特

Dr. Slump 圖/創作大廳

Melalui proses kreatif dan revisi berkelanjutan, pada tahun 1980 Toriyama merasakan kesuksesan pertamanya dengan meluncurkan "Dr. Slump". Meskipun hanya berlangsung selama lebih dari empat tahun, tetapi karya ini berhasil mengumpulkan banyak penggemar.

Setelah "Dr. Slump" berakhir, Akira Toriyama segera memulai karya manga selanjutnya, "Dragon Ball".

Manga ini awalnya didasarkan pada kisah "Journey to the West", menggunakan banyak karakter dan plot dari cerita tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, "Dragon Ball" beralih dari nada yang mirip dengan "Dr. Slump" menjadi manga pertarungan dan semangat yang disukai remaja.

Tak ayal, "Dragon Ball" menjadi sangat populer hingga berakhir pada tahun 1995, serta selalu menduduki puncak daftar manga paling populer selama bertahun-tahun.

Tidak hanya melahirkan banyak seri anime, tapi Dragon Ball juga menjadi adaptasi video game yang sangat popular, bahkan popularitasnya tetap kuat hingga saat ini.

七龍珠》三十周年─《超史集》鳥山明長篇訪談

圖/AMOS HSIAO

Game "Dragon Ball Z: Kakarot" yang diluncurkan pada tahun 2020 langsung menempati posisi kedua dalam penjualan di minggu pertama, dengan penjualan global lebih dari 1,5 juta kopi dalam satu minggu saja.

Prestasi ini menunjukkan bahwa seri "Dragon Ball" tetap abadi meskipun telah berlalu lebih dari 30 tahun.

Selain manga, pada tahun 1986, Akira Toriyama juga berpartisipasi dalam desain karakter dan setting untuk RPG legendaris "Dragon Quest".

Game tersebut langsung populer setelah diluncurkan dan hingga kini telah mencapai seri ke-11, dengan seri ke-12 dalam proses produksi. Karya turunannya tidak terhitung jumlahnya, menjadi salah satu memori emas di hati banyak gamer.

Komentar

Terbarumore