History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemerintah Baru Tuvalu Kembali Menegaskan Jalinan Persahabatan dengan Taiwan

  • 05 March, 2024
  • 尤繼富
Pemerintah Baru Tuvalu Kembali Menegaskan Jalinan Persahabatan dengan Taiwan
Pemerintah Baru Tuvalu Kembali Menegaskan Jalinan Persahabatan dengan Taiwan

(Taiwan, ROC) --- Pemerintah baru Tuvalu menegaskan kembali hubungan mereka dengan Taiwan. Pada tanggal 5 Maret 2024, Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) menyatakan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri, Tien Chung-kwang (田中光), sebagai utusan khusus Presiden, memimpin delegasi ke Tuvalu untuk memberikan ucapan selamat.

Tien Chung-kwang beserta rombongan berangkat pada 4 Maret dan akan kembali pada 9 Maret 2024. Selama kunjungan, mereka akan bertemu dengan Gubernur Jenderal Tuvalu, Tofiga Vaevalu Falani, dan Perdana Menteri Feleti Teo, dan lainnya untuk bertukar pandangan tentang proyek kerja sama antara kedua negara.

Dalam konferensi pers yang rutin digelar, Wakil Direktur Kantor Asia-Pasifik Kementerian Luar Negeri, Chen Chun-chi (陳俊吉), menyatakan bahwa Tuvalu baru-baru ini berhasil memilih Perdana Menteri baru, Feleti Teo, dan telah resmi membentuk pemerintahan baru. 

Sebagai utusan khusus presiden, Tien Chung-kwang mewakili pemerintah dan rakyat untuk memberikan ucapan selamat kepada Tuvalu, menunjukkan hubungan erat antara kedua negara.

Chen Chun-chi menyebutkan bahwa selama kunjungan, Tien Chung-kwang akan menghadiri perayaan pembentukan pemerintahan baru Tuvalu dan mewakili Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) memberikan ucapan selamat kepada Teo dan anggota kabinetnya.

Selama kunjungan, mereka juga akan bertemu dengan Gubernur Jenderal Tuvalu Tofiga Vaevalu Falani, serta PM Feleti Teo, Menteri Luar Negeri Paulson Panapa, dan lainnya untuk bertukar pandangan tentang proyek kerjasama antara kedua negara.

Chen Chun-chi menyatakan, tahun ini merupakan peringatan 45 tahun hubungan diplomatik antara Taiwan dengan Tuvalu. Kedua negara secara berturut-turut telah menyelesaikan pemilihan umum pada bulan Januari dan Februari tahun ini. 

Hal tersebut akan semakin menonjolkan pentingnya kunjungan Tien Chung-kwang sebagai utusan khusus presiden ke Tuvalu. Ke depannya, Taiwan dan Tuvalu akan terus bekerja sama berdasarkan nilai-nilai demokrasi, kebebasan, dan supremasi hukum, untuk bersama-sama mempromosikan keberlanjutan, perdamaian, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam wawancara dengan media asing, Perdana Menteri Feleti Teo, menyatakan bahwa Tuvalu dan Taiwan memiliki nilai-nilai demokrasi yang serupa.

Dia menegaskan kembali bahwa pemerintah negaranya akan mempertahankan hubungan diplomatik dengan otoritas Taiwan, mengecualikan kemungkinan untuk beralih menjalin hubungan diplomatik dengan pemerintah Tiongkok.

Komentar

Terbarumore