History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Klaim Pekerja India Memiliki “Persamaan Warna Kulit” Memicu Kontroversi, Hsu Ming-chun: Tidak Ada Niat Diskriminasi

  • 05 March, 2024
  • 尤繼富
Klaim Pekerja India Memiliki “Persamaan Warna Kulit” Memicu Kontroversi, Hsu Ming-chun: Tidak Ada Niat Diskriminasi
Klaim Pekerja India Memiliki “Persamaan Warna Kulit” Memicu Kontroversi, Hsu Ming-chun: Tidak Ada Niat Diskriminasi

(Taiwan, ROC) – Taiwan dan India telah menandatangani kesepakatan kerja sama terkait pekerja migran. Menteri Tenaga Kerja Taiwan, Hsu Ming-chun (許銘春) baru-baru ini menerima wawancara eksklusif dari program media online. Saat menjelaskan kebijakan tersebut, ada pernyataan yang menyebutkan “persamaan warna kulit”, membuat kontroversi akan adanya diskriminasi.

Dalam pertemuan untuk menjawab pertanyaan terkait kebijakan umum di Yuan Legislatif hari ini (5/3), Menteri Hsu dengan sungguh-sungguh mengklarifikasi bahwa wawancara tersebut tidak bermaksud untuk mendiskriminasi, tapi kurangnya ketepatan dalam pernyataan tersebut menyebabkan kesalahpahaman dari pihak luar, dan oleh sebab itu ia pun meminta maaf.

Menteri Tenaga Kerja Taiwan, Hsu Ming-chun telah menerima sebuah wawancara program online “Meta Sense” (齊有此理) baru-baru ini.

Saat membahas penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama (MOU) pekerja migran antara Taiwan dan India, ia pun menyampaikan, bahwa Kementerian Luar Negeri (MOFA) telah membantu penilaian dan mereka yang berasal dari wilayah timur laut India akan diperkenalkan terlebih dahulu, terkait dengan warna kulit dan kebiasaan makan mereka yang cukup serupa dengan Taiwan.

Sebagian besar masyarakat di wilayah ini memiliki kepercayaan Kristiani, serta memiliki keterampilan dalam bidang manufaktur, konstruksi, serta agrikultur sebagai kekuatan lokal mereka, sehingga mereka pun akan diperkenalkan terlebih dulu di awal.

Perdana Menteri Chen Chien-jen (陳建仁) menghadiri rapat untuk menerima pertanyaan terkait kebijakan umum di Yuan Legislatif hari ini.

Legislator Kuomintang (KMT), Huang Jen (黃仁) mengutarakan, bahwa pernyataan Hsu Ming-chun terkait “persamaan warna kulit” memicu kontroversi diskriminasi. Terkait hal ini, Hsu Ming-chun menekankan, bahwa “persamaan warna kulit” tidak bermaksud untuk mendiskriminasi grup etnis apapun. Ia meminta maaf atas ketidakakuratan ucapannya dan kesalahpahaman di masyarakat.

Hsu mengatakan, “mungkin ucapan saya tidak cukup akurat dan menyebabkan kesalahpahaman di dunia luar. Saya akan mengulas bagian ini. Saya pun mengutarakan permohonan maaf saya atas kebingungan dan kesalahpahaman yang disebabkan kemarin, tapi saya ingin menjelaskan bahwa apapun kebijakan ketenagakerjaan kami, kami memperlakukan pekerja lokal dan asing dengan setara dan tentunya tidak ada niat untuk mendiskriminasi.”

Selain itu, Huang Jen juga prihatin dengan isu pendidikan anak-anak suku penduduk asli. Ia memperlihatkan video anak suku penduduk asli yang mengalami perundungan dan setelah menonton video tersebut, Chen Chien-jen menyampaikan bahwa ia sangat sedih, sangatlah penting bagi sekolah untuk menyediakan pendidikan yang baik. Seluruh grup etnis harus sejajar, saling menghargai, dan mengapresiasi perbedaan satu sama lain.

Huang Jen menyampaikan, bahwa ia telah mengajukan rancangan Undang-Undang Anti Diskriminasi Etnis untuk Mempromosikan Kesetaraan Jender dan berharap agar Yuan Eksekutif akan mengajukan versi pembahasan dalam 2 bulan.

Chen Chien-jen menyampaikan, bahwa dirinya 100% mendukung anti diskriminasi dan anti perundungan, dan Taiwan menganut paham multikultural yang seharusnya saling menghargai satu sama lain.

Undang-undang anti diskriminasi juga dimasukkan dalam prioritas program hak asasi manusia untuk pemerintah, di mana Departemen Hak Asasi dan Keadilan Transisi dari Yuan Eksekutif bertanggung jawab untuk mengembangkannya. Pihaknya akan meminta mereka untuk mempercepat penerapannya.

Komentar

Terbarumore