History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sakura yang Ditanam Putra Mahkota Jepang Seabad Lalu Kembali ke Jepang, Memperkuat Persahabatan Taiwan-Jepang

  • 05 March, 2024
  • 尤繼富
Sakura yang Ditanam Putra Mahkota Jepang Seabad Lalu Kembali ke Jepang, Memperkuat Persahabatan Taiwan-Jepang
Sakura yang Ditanam Putra Mahkota Jepang Seabad Lalu Kembali ke Jepang, Memperkuat Persahabatan Taiwan-Jepang

(Taiwan, ROC) --- Acara Pengembalian Bunga Sakura Kaisar Showa, yang didorong bersama oleh pihak swasta Taiwan dan Jepang, diadakan pada tanggal 4 Maret 2024 di Kuil Oguni di Prefektur Shizuoka dan Kuil Kitaguchi Hongu Fuji di Prefektur Yamanashi, dengan upacara penanaman dan pendirian prasasti.

Perwakilan Taiwan di Jepang, Frank Hsieh (謝長廷), yang diundang untuk menghadiri acara tersebut, menyatakan harapannya agar penanaman sakura dapat memperluas pertukaran persahabatan antara Taiwan dengan Jepang.

Perwakilan swasta dari Taiwan dan Jepang telah mendorong acara pengembalian sakura Showa sejak tahun 2019. Kedua pihak membagi dan mengirimkan pohon sakura yang ditanam oleh Hirohito sebagai Putra Mahkota pada tahun 1923 di Taiwan, dengan bantuan dari program "Taiwan Sakura Kembali ke Rumah".

Pada Senin kemarin (4/3), diadakan upacara penanaman sakura dan pengungkapan prasasti, di Kuil Oguni di Ichinomiya, Kota Mori, Distrik Shuchi di Prefektur Shizuoka, dan di Kuil Kitaguchi Hongu Fuji di pintu masuk jalur pendakian Gunung Fuji di Yoshida, Prefektur Yamanashi.

Yoshiaki Harada, Direktur Japan-Taiwan Friendship Sakura Return Cultural Exchange Association, dan Presiden Taiwan-Japan Association, Zhao Zhong-zheng (趙中正), berpartisipasi dalam acara tersebut.

Kepala di Kuil Oguni, menjelaskan bahwa lokasi Kuil Oguni, juga dikenal sebagai Mori-cho, Owari, memiliki hubungan mendalam dengan Taiwan.

Kuil Kitaguchi Hongu Fuji di Prefektur Yamanashi terletak di Kamiyoshida, Kota Fujiyoshida, berada di pintu masuk jalur pendakian Gunung Fuji.

Ini merupakan salah satu aset dari "Gunung Fuji - Objek Kepercayaan dan Sumber Seni" dan sebagai bagian dari "Kastil Gunung Fuji", yang juga telah didaftarkan sebagai Warisan Budaya Dunia, dengan sejarah lebih dari 1900 tahun.

Frank Hsieh, yang diundang untuk menghadiri upacara penanaman pohon dan pengungkapan prasasti, menyatakan dalam sambutannya bahwa ia sangat berterima kasih bisa menanam sakura Taiwan di tanah yang memiliki hubungan sejarah yang mendalam.

Ia berharap melalui kesempatan penanaman sakura ini dapat memperluas pertukaran persahabatan antara Taiwan dengan Jepang.

Melalui platform di Facebook, Frank Hsieh menuliskan, "Kuil Oguni sangat menghargai kegiatan pengembalian sakura Showa, menyambut dengan upacara yang meriah, serta menekankan pentingnya memperhatikan hubungan sejarah masa lalu dan menggunakan kesempatan penanaman sakura untuk memperluas pertukaran persahabatan dengan Taiwan."

Komentar

Terbarumore