(Taiwan, ROC) --- Truong My Lan, seorang wanita terkaya di Vietnam berusia 67 tahun, dituduh telah melakukan penipuan pinjaman kepada Saigon Commercial Bank melalui pembentukan perusahaan cangkang selama sepuluh tahun, dengan total mencapai VND1000 triliun (sekitar NT$1,29 triliun).
Angka yang ditipunya tersebut juga merupakan 6% dari Produk Domestik Bruto (GDP) Vietnam hingga kuartal ketiga tahun 2023.
Dia juga dituduh menyuap 85 pejabat terkait dan staf bank. Truong My Lan akan diadili pada tanggal 5 Maret, dan jika terbukti bersalah, dia bisa dihukum mati.

Truong My Lan 圖/風傳媒
Menurut laporan media internasional, Truong My Lan, Ketua VTP Group dan wanita terkaya di Vietnam, dituduh berkolusi dengan petinggi Saigon Commercial Bank semenjak tahun 2012 hingga 2022.
Dia mendapatkan 2500 pinjaman penipuan dengan menggunakan perusahaan cangkang, sehingga berhasil menggelapkan dana pinjaman sebesar VND1000 triliun.
Angka ini mencakup 93% dari total pinjaman yang diberikan oleh bank terkait selama periode tersebut, serta mencakup 6% dari GDP Vietnam hingga kuartal ketiga tahun 2023.
Sampai musim gugur 2023, ada sekitar 70% dari jumlah pinjaman tersebut tidak dapat dikembalikan.
Selain itu, Truong My Lan juga dituduh menyuap setiap pegawai yang mengawasi Saigon Commercial Bank, dengan jumlah suap untuk satu pegawai mencapai US$2,5 juta (sekitar NT$79,6 juta).
Ini diungkapkan sebagai kasus suap dengan jumlah terbesar yang pernah tercatat untuk seorang individu di Vietnam.
Truong My Lan ketika ditahan oleh pihak berwenang di Vietnam. 圖/LINETODAY
Truong My Lan dan suaminya ditangkap oleh polisi pada suatu malam di bulan Oktober 2022, yang langsung menimbulkan kepanikan di kalangan nasabah Saigon Commercial Bank.
Hal ini kemudian mengakibatkan penarikan dana massal hingga Bank Sentral Vietnam turun tangan mengendalikan situasi di Saigon Commercial Bank, dan menjamin kepada nasabah bahwa deposit mereka aman, sehingga krisis dapat dicegah.
Truong My Lan dan 85 terdakwa lainnya akan menjalani persidangan pada tanggal 5 Maret 2023 di Pengadilan Rakyat Ho Chi Minh City, dengan proses hukum yang diperkirakan akan berlangsung hingga tanggal 29 April 2024.
Biro Investigasi Kepolisian Vietnam (C03) menyatakan bahwa Truong My Lan secara pribadi dituduh melakukan korupsi sebesar VND300 triliun (sekitar NT$440 miliar) dari tahun 2018 hingga 2022.

圖/自由時報
Menurut hukum Vietnam, kasus korupsi (penipuan) berat dapat dihukum mati, tetapi jika mengembalikan setidaknya tiga perempat dari jumlah tersebut, maka hukuman dapat dikurangi menjadi penjara seumur hidup.
Oleh karena itu, suami Truong My Lan dilaporkan telah mulai menjual aset properti di Hong Kong senilai US$1 miliar (sekitar NT$31,8 miliar) pada tahun 2023, diduga sebagai upaya untuk mengumpulkan dana pembayaran Truong My Lan.
Dari 85 terdakwa yang diadili, termasuk 45 mantan pejabat tinggi Saigon Commercial Bank serta 15 pejabat Bank Sentral Vietnam, 3 inspektur pemerintah, dan 1 mantan pejabat Badan Audit Nasional.