History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Meninggal Tanpa Menikah dan Memiliki Anak, "Harta Warisan" Akan Diberikan Kepada Siapa? Netizen: Berikan Kepada Perawat yang Merawatmu

  • 01 March, 2024
  • 尤繼富
Meninggal Tanpa Menikah dan Memiliki Anak,
Meninggal Tanpa Menikah dan Memiliki Anak, "Harta Warisan" Akan Diberikan Kepada Siapa? Netizen: Berikan Kepada Perawat yang Merawatmu圖/晴報

(Taiwan, ROC) --- Dewasa ini, semakin banyak orang memilih untuk tidak menikah dan tidak memiliki anak. Menurut statistik dari National Development Council (NDC), Taiwan akan memasuki masyarakat usia sangat tua pada tahun 2025, saat itu populasi berusia di atas 65 tahun akan mencapai 20% dari total populasi.

Baru-baru ini, ada yang penasaran, jika sudah tua dan meninggal, kepada siapa atau lembaga apa mereka ingin menyumbangkan warisan mereka?

Setelah postingan tersebut terungkap, banyak netizen yang berkomentar, "Anak-anaknya saudara. Jika masih ada keluarga, berikan kepada mereka, jika tidak ada, sumbangkan saja."

2025年進入超高齡社會國發會:台灣老化程度稍增|內政| 僑務電子報

Statistik NDC memperlihatkan bahwa Taiwan akan memasuki masyarakat usia sangat tua pada tahun 2025. 圖/NDC

Seorang Warganet di Taiwan mengunggah postingan di media sosial lokal, PTT, dengan menanyakan, "Jika kamu tidak memiliki keluarga atau anak, kepada siapa kamu ingin memberikan warisan harta setelah meninggal?"

Sang Warganet menyebutkan bahwa saat ini banyak orang yang tidak menikah dan tidak memiliki anak. Dengan harta yang mereka miliki, meskipun dibelanjakan sebanyak apapun, pasti masih akan tersisa sedikit uang.

Dia kemudian penasaran apakah mereka yang tidak menikah atau tidak memiliki anak akan mempertimbangkan untuk menggunakan jalur hukum untuk menyumbangkan uang mereka setelah meninggal kepada individu tertentu atau lembaga tertentu, misalnya organisasi yang berkaitan dengan hewan.

不再是預估! 超高齡社會此刻正發生且持續加速中… - 康健雜誌

圖/健康雜誌

Setelah postingan tersebut diunggah, banyak netizen yang menyatakan bahwa mereka akan mewariskan harta mereka kepada kerabat lainnya.

"Untuk anak-anak saudara saya, agar mereka dapat mengurus pemakaman saya dengan baik," tulis salah seorang netizen.

Ada juga yang mengatakan akan meninggalkan hartanya untuk organisasi amal, atau bagi orang yang merawat mereka di masa tua.

"Sumbangkan kepada unit yang benar-benar melakukan kebaikan atau organisasi amal favoritmu," tulis salah seorang netizen

"Yang pantas diberi adalah mereka yang merawatmu saat tua dan sakit," ujar netizen lainnya.

人口高齡化林萬億:台灣2026年面臨第一關- 新聞- Rti 中央廣播電臺

圖/Rti

Selain itu, ada juga netizen yang berpendapat bahwa sang pengunggah postingan tampaknya sangat meremehkan biaya medis, dengan mengatakan, "Saya hanya khawatir saat tua dan sakit, uangmu tidak cukup untuk seluruh pengeluaran. Biaya pengobatan bisa melebihi imajinasi Anda."

"Saya takut uang yang kamu tabung tidak cukup untuk masa tua. Jangan-jangan uangmu akan habis untuk pengobatan di masa tua dan kamu masih belum dipanggil yang Maha Kuasa," tulis netizen lainnya.

Komentar

Terbarumore