History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wisatawan Tiongkok Tidak Datang, Target 12 Juta Wisman Sulit Tercapai

  • 27 February, 2024
  • 曾秀情
Wisatawan Tiongkok Tidak Datang, Target 12 Juta Wisman Sulit Tercapai
Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai

(Taiwan, ROC) -- Ditjen Pariwisata di bawah Kementerian Transportasi menargetkan 12 juta wisatawan manca negara yang datang ke Taiwan, tetapi dunia luar meragukan apabila tidak ada wisatawan dari Tiongkok maka target ini akan sulit tercapai. Mengenai hal ini Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai hari Selasa (27/2) menyampaikan, tahun lalu 6 juta wisatawan dari Tiongkok tidak datang ke Taiwan, tapi jumlah wisatawan manca negara yang datang ke Taiwan mencapai 6,48 juta orang, Kementerian Transportasi akan terus berusaha untuk menarik wisatawan dari pasar Jepang, Korea, Asia Tenggara bahkan dari India sebagai targetnya.

Ditjen Pariwisata Kementerian Transportasi menetapkan target wisatawan manca negara yang datang ke Taiwan untuk tahun ini sebanyak 12 juta, kembali ke standar masa sebelum pandemi menyerang, tetapi ada pelaku pariwisata yang meragukan, kalau wisatawan Tiongkok masih belum diketahui kapan datang ke Taiwan, target ini sepertinya akan sulit tercapai.

Terkait akan hal ini, Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai ketika diwawancarai di Yuan Legislatif menyampaikan, tahun lalu tidak ada wisatawan Tiongkok, jumlah wisatawan berkurang 6 juta, tetapi Taiwan masih dapat menarik 6,48 juta wisman datang ke Taiwan, Kementerian Transportasi masih akan terus berupaya menarik wisatawan dari Jepang, Korea, ASEAN untuk datang berwisata ke Taiwan.

Mengenai masalah tingginya harga penginapan dan kekurangan tenaga kerja, Wang Kwo-tsai mengatakan, ia pernah duduk bersama pelaku usaha pariwisata untuk membicarakannya, mereka mengungkapkan bahwa dunia luar merespons harga penginapan Taiwan yang tinggi karena sangat sedikitnya orang yang menginap pada masa low season. Wang Kwo-tsai mengungkapkan, jika dapat menarik lebih banyak wisma di masa low season maka akan dapat memberikan pemasukan bagi mereka, mengurangi beban operasi, hal ini bisa menjadi pertimbangan agar wisatawan juga mendapatkan pengalaman untuk menginap yang lebih baik, untuk kalangan pelaku pariwisata juga setuju dengan pendekatan ini.

Sementara mengenai masalah kekurangan tenaga kerja, Ditjen Pariwisata mengeluarkan sebuah proyek yaitu memberikan subsidi kepada pemberi kerja sebesar NT$5.000 setiap bulannya apabila mereka memperkerjakan 1 orang. Gaji untuk bagian utara Taiwan sekitar NT$33.000 dan untuk bagian selatan sebesar NT$31.000, pemerintah akan memberikan subsidi sebesar NT$5.000, dengan program ini telah menarik lebih dari 2000 orang untuk berpartisipasi, pemerintah akan terus berupaya untuk mencari solusi dalam masalah kekurangan tenaga kerja.

Komentar

Terbarumore