(Taiwan, ROC) --- Perseteruan di perairan Kinmen-Hsiamen antara kedua belah pihak semakin memanas, hal ini serta merta meningkatkan ketegangan di kawasan regional. Pada tanggal 20 Februari 2024, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, menyatakan bahwa posisi Amerika Serikat sangat jelas, yaitu mempertahankan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan menentang tindakan apa pun yang merusak status quo saat ini.
Sebuah speedboat dari Tiongkok (tanpa nama kapal, tanpa sertifikat kapal, tanpa registrasi pelabuhan) melanggar perbatasan masuk ke perairan Kinmen pada tanggal 14 Februari 2024, dan terbalik setelah dikejar oleh Coast Guard Administration (CGA), menyebabkan 2 orang tewas.
Pada tanggal 18 Februari 2024, Penjaga Pantai Tiongkok mengumumkan bahwa Biro Penjaga Pantai Fujian akan memulai operasi patroli penegakan hukum, yang nantinya akan rutin digelar di perairan Hsiamen-Kinmen.
Dan keesokan harinya, kapal "Kinmen-Hsiamen" diperiksa paksa oleh Penjaga Pantai Tiongkok.
Pada tanggal 20 Februari 2024, sebuah kapal pengawas laut Tiongkok memasuki perairan terlarang Kinmen, diusir oleh CGA dengan pengawalan kapal dan terus melakukan patroli di perairan sekitar.
Ketika ditanyai tentang masalah ini dan apakah tindakan Penjaga Pantai Tiongkok tepat dalam sebuah pengarahan telepon yang menyerukan Kongres untuk segera meloloskan RUU bantuan luar negeri, Jake Sullivan tidak mau berkomentar secara spesifik.
Namun, Jake Sullivan kembali menegaskan bahwa posisi Amerika Serikat sangat jelas, yaitu menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan serta menentang segala tindakan dari pihak manapun yang berusaha status quo.
"Ini akan terus menjadi pesan yang kami sampaikan secara lantang dan jelas," terang Jake Sullivan.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, ketika ditanya tentang hal ini dalam sebuah briefing media, menyatakan bahwa AS sedang memantau dengan saksama tindakan Beijing, dan terus mendesak agar semua pihak menahan diri dan tidak mengubah status quo secara sepihak.
Selama beberapa dekade, status quo ini telah menjaga perdamaian serta stabilitas di Selat Taiwan dan di seluruh kawasan.
Matthew Miller juga mendesak Tiongkok dan Taiwan untuk melakukan dialog yang signifikan guna mengurangi risiko kesalahan penilaian. Amerika Serikat, bersama dengan negara-negara lain di seluruh dunia, memiliki kepentingan bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas, yang sangat berpengaruh terhadap keamanan dan kemakmuran global.