History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kebakaran Shenkeng Sebabkan Bau Tidak Sedap, Warga Protes

  • 21 February, 2024
  • 尤繼富
Kebakaran Shenkeng Sebabkan Bau Tidak Sedap, Warga Protes
Kebakaran Shenkeng Sebabkan Bau Tidak Sedap, Warga Protes

(Taiwan, ROC) -- Kebakaran besar di Shenkeng, New Taipei City menimbulkan bau menyengat yang menyebar hingga ke wilayah Taipei dan New Taipei. Banyak warga di daerah Liuzhangli, Taipei, mengeluh kalau mereka sampai susah tidur dan bernapas akibat bau udara yang sangat menyengat.

Pemerintah Kota New Taipei mengumumkan hari ini (21 Februari) bahwa proses pemadaman api masih berlangsung dan pemantauan kualitas udara terus dilakukan, sementara dua sekolah di sekitarnya tetap beroperasi seperti biasa.

Pada tanggal 20 Februari, terjadi kebakaran di lantai bawah tanah sebuah bangunan di seberang Universitas Tungnan. Asap tebal membubung bersamaan dengan bau yang menusuk hidung. Bau tidak sedap ini telah memicu protes dari penduduk di Distrik Xindian, Distrik Yonghe, di New Taipei City, hingga Distrik Zhongshan dan Distrik Wenshan di Kota Taipei.

Dalam rapat kota hari ini, Kepala Biro Pemadam Kebakaran Li Qing-an (李清安) mengatakan, terdapat tumpukan perangkat komunikasi, seperti telepon dan perangkat Bluetooth dalam jumlah dan skala besar di lokasi kebakaran. Setelah kebakaran, mereka melakukan evakuasi penduduk dan pemadaman api, sementara Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) diperintahkan untuk memantau kualitas udara. Penanganan sisa-sisa api dilakukan hingga dini hari ini setelah suhu turun, dan personel dan kendaraan tambahan telah dikerahkan.

Direktur EPA Cheng Da-wei (程大維) mengatakan , petugas pemantauan kualitas udara tiba di lokasi pukul 4 kemarin sore. Pada pukul 6 sore, partikulat di daerah Xindian yang terkena angin dari kebakaran Shenkeng mengalami peningkatan. Berdasarkan analisis atmosfer, sumbernya diyakini berasal dari lokasi kebakaran.

Kemarin malam, EPA mengeluarkan imbauan langkah-langkah perlindungan kepada masyarakat melalui Facebook. Cheng Da-wei mengatakan, hasil pemantauan kualitas udara sudah kembali normal pagi ini, dan masyarakat diminta untuk mengurangi kegiatan di luar ruangan, menutup rapat pintu dan jendela, serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Komentar

Terbarumore