History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Power Bank Penumpang Meledak di Udara, Maskapai Royal Air, Filipina, Mendarat Darurat di Hong Kong

  • 21 February, 2024
  • 尤繼富
Power Bank Penumpang Meledak di Udara, Maskapai Royal Air, Filipina, Mendarat Darurat di Hong Kong
Power Bank Penumpang Meledak di Udara, Maskapai Royal Air, Filipina, Mendarat Darurat di Hong Kong. 圖/UDN

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 19 Februari 2024, sebuah pesawat Royal Air - Filipina, dalam penerbangannya dari Pulau Boracay menuju Shanghai, mengalami insiden di mana power bank milik seorang penumpang diduga meledak dan terbakar, yang akhirnya menyebabkan kabut asap mengisi seluruh kabin dan memicu kepanikan.

Pesawat tersebut kemudian melakukan pendaratan darurat di Hong Kong, di mana tim pemadam kebakaran segera bertindak untuk mengatasi situasi yang ada. Beruntungnya, insiden tersebut tidak mengakibatkan cedera pada siapa pun.

一架從長灘島飛上海的航班,機上有行動電源爆炸。(圖/翻攝自微博百姓關注)

圖/翻攝自微博百姓關注

Media HK01 mewartakan bahwa penerbangan RW602 milik Royal Air - Filipina yang bertolak dari Pulau Boracay menuju Shanghai pada tanggal 19 Februari 2024, diduga mengalami ledakan akibat power bank yang terbakar, sehingga harus mendarat darurat di Bandara Hong Kong.

Menanggapi kejadian ini, layanan pelanggan Bandara Internasional Hong Kong menyebutkan bahwa pesawat tersebut hanya transit di Hong Kong selama kira-kira 2 jam sebelum melanjutkan penerbangannya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti, pihak bandara menyarankan untuk langsung bertanya kepada maskapai penerbangan bersangkutan.

菲律宾长滩岛飞上海航班上充电宝炸:飞机紧急备降香港

圖/veryol

Seorang penumpang, Mrs. Yang (楊女士), dalam wawancaranya menyebutkan bahwa power bank milik seorang penumpang terbakar dan mengeluarkan asap tebal. Kemudian, awak kabin menempatkan perangkat yang diduga terbakar itu di dalam toilet dan membagikan tisu basah kepada semua orang untuk menutupi mulut dan hidung mereka.

Seorang penumpang lain mengungkapkan, asap tebal muncul dari bagian depan kabin, banyak penumpang berpindah ke belakang untuk menghindari asap.

Ada juga yang menyatakan, kejadian ini disebabkan oleh penumpang yang tidak mengikuti aturan dengan menggunakan power bank berkualitas rendah untuk mengisi daya iPad di dalam kabin bertekanan tinggi.

Setelah melakukan pendaratan darurat di Hong Kong, pesawat tersebut menjalani serangkaian tindakan keamanan sebelum terbang kembali ke Shanghai.

Pesawat ini seharusnya tiba di tujuan pada Senin malam hari (19/2) sekitar pukul 21:00, tetapi baru mendarat pada Selasa dini hari (20/2).

Banyak netizen yang mendengar berita ini juga mengecam keras, dengan memberikan komentar, "Menganjurkan hukuman berat bagi penumpang yang menggunakan power bank."

Komentar

Terbarumore