(Taiwan, ROC) --- Pada Selasa kemarin (20/2), otoritas pemerintah kota Kaohsiung menerima pengaduan terkait 8 kilogram bubuk cabai yang mengandung karsinogen "Pewarna Merah Sudan".
Bubuk cabai ini telah beredar ke perusahaan "裕榮食品公司Yu Zong Foods Co." di Kaohsiung, dan telah diproses menjadi lebih dari 30.000 kilogram "Keripik Udang Rasa Pedas - Hsia Wei Hsien".
Saat ini, tidak ada lagi bahan baku yang tidak memenuhi standar di tempat, dan Dinas Kesehatan telah meminta perusahaan untuk menginformasikan kepada distributor agar produk tersebut ditarik dari pasaran.
Pada Selasa kemarin (20/2), perwakilan layanan dari perusahaan Yu Zong Foods menyatakan bahwa pihak perusahaan juga merasa dirugikan. Sebelumnya, mereka telah mempertanyakan perihal kelayakan bubuk cabai dari perusahaan "Chi Sheng濟生公司", yang selalu merespons bahwa produknya tidak memiliki masalah.
"Yu Zong Foods Co." telah menghentikan penggunaan produk tersebut sebagai tindakan pencegahan.
"Yu Zong Foods Co." menegaskan, konsumen yang memiliki bukti pembelian dapat mendapatkan pengembalian uang di tempat mereka membeli. Terkait dengan apakah akan menuntut ganti rugi dari perusahaan "Chi Sheng", hal itu baru akan dibahas setelah penyelesaian masalah dengan konsumen.
Pewarna Sudan III, yang umum dikenal sebagai "Pewarna Merah Sudan", memiliki potensi karsinogenik, bukan pewarna yang diizinkan untuk digunakan di Taiwan, dan merupakan zat kimia beracun yang diumumkan oleh Ditjen Manajemen Bahan Kimia Kementerian Lingkungan Hidup.

"Keripik Udang Rasa Pedas - Hsia Wei Hsien" 圖/中央社
Biro Kesehatan Kota Kaohsiung hari ini mengeluarkan siaran pers menyatakan, mereka telah menerima pemberitahuan dari Biro Kesehatan Kabupaten Yunlin bahwa bubuk cabai produksi pabrik "Chi Sheng" di Yunlin terdeteksi mengandung pewarna "Pewarna Merah Sudan III".
Total produk yang terdeteksi mengandung senyawa dilarang tersebut berjumlah 1737 kilogram, di mana 8 kilogramnya telah masuk ke Kota Kaohsiung, yang menyumbang 0.46% dari total keseluruhan.
Biro Kesehatan memulai investigasi dan menemukan bahwa bubuk cabai yang tidak memenuhi standar tersebut telah diproses menjadi produk "Keripik Udang Rasa Pedas - Hsia Wei Hsien" (dengan berbagai ukuran 60 gram, 80 gram, 115 gram, dan 300 gram, nomor batch dengan tanggal kedaluwarsa dari 8 September 2024 hingga 2 Oktober 2024) seberat total 31.208,65 kilogram. Dan saat ini bahan baku yang tidak memenuhi standar tersebut sudah tidak ada di tempat.

Biro Kesehatan Kota Kaohsiung 圖/CNA
Biro Kesehatan telah memerintahkan pihak perusahaan untuk segera menginformasikan kepada distributor untuk menarik produk mereka di seluruh kabupaten dan kota di Taiwan.
Selain itu, unit berwenang juga langsung menginformasikan kepada toko-toko di wilayah mereka untuk menarik produk tersebut dari pasaran dan memulai inspeksi di seluruh titik penjualan. Diberitakan ada sekitar 1.236 bungkus yang telah ditarik dari pasaran.
Biro Kesehatan menambahkan, konsumen yang telah telanjur membeli produk "Keripik Udang Rasa Pedas - Hsia Wei Hsien" dengan tanggal kedaluwarsa dari 8 September 2024 hingga 2 Oktober 2024, maka diharapkan untuk membawa faktur dan produk tersebut ke tempat pembelian untuk melakukan pengembalian atau penukaran.