History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Wisatawan Terdampar di Vietnam, Chou Yung-hui: Minggu Depan akan Didenda

  • 16 February, 2024
  • 陳柏萇
Kasus Wisatawan Terdampar di Vietnam, Chou Yung-hui: Minggu Depan akan Didenda
Kasus Wisatawan Terdampar di Vietnam, Chou Yung-hui: Minggu Depan akan Didenda

 (Taiwan, ROC) – Menteri Transportasi Wang Kwo-tsai (王國材) ditemani oleh Dirjen Pariwisata Chou Yung-hui (周永暉) menghadiri acara “Bersepeda di Taiwan Sangat Indah” pada hari ini (16/2). Sebagai tanggapan atas perhatian media terkait kasus grup wisatawan yang terlantar di Pulau Phu Quoc, Vietnam oleh “We Love Tour” (年代旅遊), ia pun menyampaikan bahwa dirinya akan menanganinya sesegera mungkin untuk menghindari insiden yang sama di masa depan. Chou Yung-hui menyampaikan bahwa denda akan dikeluarkan paling cepat minggu depan dan Ditjen Pariwisata akan meminta “We Love Tour” untuk mengembalikan uang secara penuh bagi mereka yang telah mendaftar dan membatalkan seluruh grup tur di masa depan.

Ditjen Pariwisata tengah menyelenggarakan acara “Bersepeda di Taiwan Sangat Indah” selama 6 hari berturut-turut sejak 16 Februari. Menteri Transportasi Wang Guo-tsai dan beberapa pejabat lain memimpin estafet keliling pulau untuk memeriksa jaringan jalan sepeda Taiwan dan membuat pengaturan selama perjalanan. Ada 4 acara diskusi yang juga diadakan untuk membentuk pariwisata dan kesempatan usaha yang rendah karbon.

Menteri Wang Guo-tsai ditemani oleh Dirjen Chou Yung-hui memimpin acara dari Stasiun Songshan. Sebagai tanggapan atas perhatian media terkait dengan 292 wisatawan Taiwan yang terdampar di Pulau Phu Quoc, Vietnam saat Imlek, Menteri Wang menegaskan, bahwa sesuai dengan “UU Perlindungan Konsumen”, pihaknya akan memberlakukan penangguhan kegiatan operasional “We Love Tour” selama 3 bulan secepat mungkin, agar tidak ada insiden serupa. Selanjutnya, juga akan diberlakukan denda bagi “We Love Tour” karena tidak mengatur akomodasi dan tiket pesawat terlebih dahulu. Ada sekitar 10 grup wisata yang terdampak dan untuk 1 grup, dendanya adalah berkisar NT$10.000 – NT$50.000.

Chou Yung-hui memperjelas, bahwa dendanya paling cepat akan dikeluarkan minggu depan. Ia mengatakan, “kami menyelidiki sampai mana, menyelesaikan hingga sampai mana, paling cepat kami seharusnya akan memiliki hukuman kasus yang sangat spesifik minggu depan.”

Namun, berdasarkan statisik dari Asosiasi Jaminan Kualitas Perjalanan (TQAA) di akhir April, 430 orang telah mendaftar grup wisata dari “We Love Tour”. Chou Yung-hui menyampaikan, bahwa setelah denda diberlakukan, “We Love Tour” dapat diminta untuk membatalkan grup tur terkait.

Menteri Wang berterima kasih kepada TQAA yang telah membantu wisatawan yang menjadi korban untuk meminta kompensasi kepada “We Love Tour”. Di saat yang sama ia pun meminta Ditjen Pariwisata untuk lebih memperhatikan situasi keuangan industri wisata di masa depan, hubungan dengan operator lokal, serta menentukan apakah terdapat permasalahan pada kursi penerbangan dan akomodasi untuk menjamin hak dan kepentingan konsumen.

Mengenai acara “Bersepeda di Taiwan Sangat Indah”, Menteri Wang Kwo-tsai menjelaskan, bahwa berdasarkan “Rencana Promosi Integrasi Peningkatan Jalur Sepeda Keliling Pulau dan Diversifikasi Rute” selama 4 tahun terakhir, anggaran tambahan senilai NT$ 5,8 miliar akan dibelanjakan mulai tahun ini hingga 2027, untuk Rute Keliling Pulau No.1, 25 jalur sepeda untuk keliling dan 16 rute anak-orang tua yang terdiversifikasi di berbagai tempat, berharap dapat mengkombinasikan kereta, jalur kereta, jalur berjalan, mercusuar, pelabuhan, stasiun kereta, dan informasi cuaca bersepeda dari Biro Klimatogi Sentral Taiwan (CWA), membangun Taiwan untuk menjadi jalur wisata sepeda internasional dan menarik acara dunia ke Taiwan.

Komentar

Terbarumore