(Taiwan, ROC) --- Dalam struktur keluarga modern saat ini, mayoritas adalah keluarga dengan dua penghasilan, di mana baik suami maupun istri memiliki pendapatan utama untuk menopang pengeluaran keluarga.
Namun, baru-baru ini ada seorang suami yang mengeluh bahwa meskipun gajinya hampir mencapai NT$100 ribu, tetapi ia harus mengeluarkan NT$82 ribu per bulan untuk biaya rumah tangga.
Di samping itu, bonus tahunan yang diterimanya juga harus diserahkan kepada sang istri sepenuhnya.
Hal ini kemudian membuatnya merasa sedih dan berkata "Istriku memperlakukanku seperti mesin ATM keluarganya".
Begitu diunggah, postingan ini pun memicu diskusi hangat para netizen.
圖/翻攝自「靠北婚姻2.0」臉書
Seorang Warganet pria mengunggah postingan di grup Facebook, "靠北婚姻2.0 Kào běi hūnyīn 2.0". Dalam postingan tersebut sang Warganet mengaku bahwa "hatiku terasa dingin".
Ia mengisahkan bahwa pada pertengahan tahun ini, ia mendapatkan pemasukan sebesar NT$160 ribu (gaji + bonus tahunan), tetapi istrinya meminta NT$158 ribu darinya. Dia menjelaskan bahwa di masa lalu, istrinya akan menyisakan NT$60 ribu untuk dijadikan sebagai "uang tahunan" merayakan tahun baru.
Namun, kali ini ia hanya menyisakan NT$2000, dengan alasan utama adalah untuk "membayar cicilan rumah" dan "memberi angpau tahun baru kepada keluarga pihak istri".
Di sisi lain, adik iparnya juga baru memiliki anak, yang berarti mereka harus memberikan lebih banyak angpau.
圖/聯合報
Melihat sebagian besar uang yang diambil dari gajinya sendiri, sang suami hampir tidak memiliki sisa uang dari jerih payahnya.
Dia juga mengungkapkan bahwa istrinya tidak pernah memberitahu tentang gaji bulanan, uang tahunan, atau jumlah bonus yang diperolehnya, dan selalu menabungnya sendiri. Bahkan dia pernah ditentang sang istri dengan perkataan, "Berapa banyak uang tahunan yang saya dapatkan, itu bukan urusanmu."
Dengan gaji bulanan sekitar NT$88 ribu, sang Warganet harus membayar biaya rumah tangga, cicilan rumah, dan biaya pendidikan anak. Dan setiap bulannya ia hanya memperoleh NT$6 ribu untuk uang saku.
Hal ini kemudian membuatnya kecewa dan mengatakan, "Dia hanya memperlakukan saya seperti mesin ATM untuk membiayai keluarga dan anak-anak serta keluarganya".
Setelah postingan itu diunggah, mayoritas netizen berkomentar "Kasihan sekali kamu, uang harus kamu kelola sendiri, kalau tidak kamu hanya dianggap sebagai alat penghasil uang saja."
"Lebih baik cerai saja, dia hanya butuh uangmu," tambah netizen lainnya.