(Taiwan, ROC) --- Di sebuah toko waralaba yang terletak di depan Stasiun Kereta Api Zhunan, Miaoli, pada Selasa kemarin (13/2), seorang pekerja migran asal Indonesia tiba-tiba menerobos ke meja kasir, lalu menangkap dan menahan seorang pegawai wanita dengan begitu kuatnya.
Kejadian tersebut sontak saja membuat pegawai tersebut menangis histeris dan terus berteriak. Beruntungnya, beberapa warga yang kebetulan berada di dalam toko waralaba bersangkutan segera menarik pria tersebut dan melaporkannya ke polisi.

(翻攝黑色豪門企業)
Kejadian ini terjadi di toko waralaba 7-11 di dekat Stasiun Kereta Api Zhunan. Dari video yang beredar di media sosial "黑色豪門企業 baca: Hēisè háomén qǐyè ", terlihat seorang pria berpakaian hitam dan memakai topi, menangkap dan menahan pegawai wanita dari belakang.
Peristiwa ini terjadi di siang bolong, membuat sang pegawai langsung menangis histeris dan berusaha keras untuk melepaskan diri.
Meski banyak orang di sekitar memintanya agar melepaskan pegawai tersebut, tetapi pria berpakaian hitam itu tetap bersikeras tidak mau melepaskan.
Setelah menerima laporan, unit polisi Zhunan, segera mengerahkan beberapa petugas ke lokasi kejadian. Kerja sama antara polisi dan warga berhasil mengendalikan pria yang membuat keonaran tersebut dan membawanya ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

(圖/翻攝自黑豪家族)
Dari investigasi, diketahui bahwa pria yang mencoba menyandera pegawai wanita tersebut adalah seorang pekerja migran asal Indonesia berusia 25 tahun. Dia mengaku melakukan tindakan tersebut karena merasa tertipu oleh seseorang. Sang PMI menambahkan bahwa ia telah datang jauh-jauh dari kawasan selatan Taiwan menuju Miaoli. Dan karena kesal dia melakukan tindakan yang tidak terkendali, dengan menyerang salah satu pegawai toko waralaba yang tidak dikenalnya.
Meski ada spekulasi dari netizen bahwa dia mungkin berada di bawah pengaruh narkoba, tetapi polisi menyatakan bahwa saat ini tidak ada bukti penggunaan narkoba atau alkohol atas pria bersangkutan.
Karena pekerja migran tersebut merasa tidak enak badan, ia pun kemudian diberi waktu untuk beristirahat di kantor polisi Zhunan sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan.

(圖/翻攝自黑豪家族)
Pihak aparat berwenang melanjutkan bahwa aksi pekerja migran tersebut bukan untuk melakukan perampokan, dan tidak ada hubungan langsung dengan pegawai wanita bersangkutan.
Sang PMI akhirnya ditangani dengan tuduhan telah mengganggu kebebasan orang lain, dan penyebab pasti dari kejadian ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh polisi.