(Taiwan, ROC) -- Libur Tahun Baru Imlek telah tiba. Komisi Pengawasan Keuangan (FSC) Taiwan pada 5 Januari lalu telah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan selama periode Tahun Baru Imlek. Jangan mudah percaya pada SMS phishing, jangan mudah percaya pada dokumen atau pesan yang mengatasnamakan FSC, dan berhati-hatilah agar tidak terjebak dalam jebakan penipuan iklan di internet.
FSC mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan selama periode Tahun Baru Imlek; menjaga informasi keuangan, seperti buku tabungan, kartu kredit, dan kartu debit dengan baik; dan tidak membeberkan informasi pribadi. Waspadalah saat mengirim uang dan periksa kembali apakah Anda mengenal penerima pembayaran, serta perhatikan 3 jenis penipuan ini.
Yang pertama adalah e-mail atau SMS dari grup media sosial dan aplikasi ponsel yang tidak jelas. Yang kedua adalah penipuan yang mengatasnamakan FSC untuk mempublikasikan dokumen atau pesan resmi, yang mengharuskan masyarakat membayar pajak, deposito atau pencairan dana, dll.
FSC menegaskan, mereka tidak pernah meminta uang kepada masyarakat dalam bentuk apa pun. Masyarakat dapat menghubungi Hotline Pencegahan Penipuan Kantor Polisi "165" untuk memeriksa apakah tindakan yang ada merupakan modus sindikat penipuan, atau mengumpulkan bukti-bukti penipuan terkait dan melaporkannya langsung ke pengadilan.
FSC menyebutkan, jenis penipuan ketiga adalah phising, iklan satu halaman di internet, dan penawaran promo menarik atau denda keterlambatan pembayaran, untuk mengelabuhi masyarakat agar memasukkan nomor kartu kredit dan kata sandi sekali pakai (OTP), dan akhirnya kartu kredit tersebut dibajak.
FSC menekankan, jika masyarakat belum mengikat kartu kreditnya tetapi menerima pemberitahuan SMS dari bank penerbit kartu bahwa pengikatan telah selesai, mereka harus menghubungi bank penerbit kartu sesegera mungkin.