History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu: Presiden Baru Guatemala Beberapa Kali Menyatakan Sikap Mendukung Taiwan

  • 07 February, 2024
  • 曾秀情
Kemenlu: Presiden Baru Guatemala Beberapa Kali Menyatakan Sikap Mendukung Taiwan
Menlu Joseph Wu dengan Presiden Guatemala Bernardo Arevalo

(Taiwan, ROC) – Menghadapi masalah di mana Guatemala, negara di benua Amerika Tengah yang menjadi sahabat diplomatik Taiwan mempertimbangkan untuk menjalin hubungan perdagangan resmi dengan Tiongkok, Kementerian Luar Negeri kembali lagi menyampaikan bahwa presiden baru Guatemala, Bernardo Arevalo sebelum dan sesudah terpilih juga telah beberapa kali memberikan dukungan secara terbuka bagi hubungan diplomatic Taiwan dan Guatemala, Saat Menteri Luar Negeri Joseph Wu hadir dalam upacara pelantikan pada pertengahan Januari, Bernardo Arevalo di depan muka langsung menyampaikan akan menjaga persahabatan diplomatik Taiwan dan Guatemala, bersedia terus memperkuat kerja sama dengan Taiwan, menjadikan hubungan persahabatan Taiwan dan Guatemala semakin baik. Namun yang patut diperhatikan di sini, berdasarkan informasi terbuka yang ada, nilai transaksi perdagangan antara Tiongkok dan Guatemala besarnya 15 kali lipat dari nilai perdagangan Taiwan dan Guatemala.

Guatemala yang menyelenggarakan pemilu presiden pada Agustus 2023 lalu, dan presiden baru Bernardo Arevalo dilantik pada Januari 2024; Menteri Luar Negeri Guatemala Carlos Ramiro Martinez beberapa hari lalu ketika diwawancarai menyampaikan bahwa Guatemala bermaksud menjalin hubungan perdagangan secara resmi dengan Tiongkok di bawah situasi tetap menjalin hubungan diplomatik Taiwan dan Guatemala, sedangkan Kementerian Luar Negeri Tiongkok dengan prinsip satu Tiongkok merespons dengan menyebutnya sebagai “Keadilan internasional, keinginan rakyat, dan kecenderungan umum”.

Mengenai Kementerian Luar Negeri Tiongkok menggunakan wawancara dengan Menteri Luar Negeri Guatemala mengenai hubungan perdagangan Guatemala dan Tiongkok, mendesak Guatemala dengan berdasarkan prinsip satu Tiongkok untuk menetapkan keputusan yang tepat, Kementerian Luar Negeri Taiwan membantah keras, bersamaan dengan itu juga dengan keras mengencam tindakan Tiongkok yang merugikan kedaulatan dan posisi Taiwan, menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara Taiwan dan sahabat diplomatic adalah berlandaskan pada saling menjunjung dan berprinsip kesetaraan kedaulatan, negara-negara lain sama sekali tidak memiliki hak untuk memberikan komentar.

Berdasarkan informasi dari Kementeria Ekonomi, ekspor utama Guatemala adalah untuk pasar Benua Amerika Tengah, Amerika, Meksiko, Belanda, dan Tiongkok, sementara impor utama adalah dari Amerika Serikat, Tiongkok, Benua Amerika Tengah, Meksiko dan Brasil.

Taiwan dan Guatemala telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas, Taiwan merupakan mitra dagang urutan ke-65 dengan cakupan sebesar 0,05% pada tahun 2022, sedangkan Guatemala merupakan mitra dagang terbesar ke-21 bagi Taiwan dengan nilai perdagangan sebesar 0,85% (Tahun 2021). Berdasarkan data nilai perdaganan tahun 2021, total perdagangan bilateral Taiwan – Guatemala sepanjang tahun 2021 sebesar US$290 milyar, sedangkan berdasarkan data informasi resmi Kementerian Bisnis Tiongkok, nilai perdagangan bilateral Tiongkok dan Guatemala sebesar US$4,35 triliun.

Komentar

Terbarumore