(Taiwan, ROC) --- Baru-baru ini, sepasang suami istri diduga bertengkar karena curiga ada orang ketiga yang terlibat dalam hubungan mereka. Sang istri lalu pergi meninggalkan sang suami dalam keadaan tersulut emosi.
Meski marah, tetapi sang istri khawatir akan kondisi suaminya. Ia lalu mencoba beberapa kali menelepon tetapi tidak diangkat. membuatnya semakin cemas dan akhirnya meminta bantuan staf kantor polisi Erqiao (二橋派出所) .
Dengan ditemani staf kepolisian, istri tersebut datang ke gudang tempat suaminya bekerja, dan terkejut ketika menemukannya mencoba bunuh diri. Melihat situasi yang runyam tersebut, aparat pun langsung segera menyelamatkannya dan membawanya ke rumah sakit untuk menerima perawatan.

圖/TVBS
Kejadian di atas terjadi di Distrik Yingge, New Taipei City. Wanita berusia 50 tahun tersebut telah menikah dengan suaminya selama bertahun-tahun.
Pada tanggal 22 Januari 2024, saat memeriksa ponsel suaminya, ia merasa suaminya memiliki hubungan dekat dengan wanita lain, lalu menuduhnya memiliki wanita simpanan. Dan tak ayal, keduanya pun terlibat dalam pertengkaran hebat.
Dalam keadaan penuh amarah, sang istri kemudian meninggalkan gudang tempat suaminya bekerja dan berjalan ke area dekat Museum Seni Kota New Taipei. Orang-orang yang melihat wanita tersebut berjalan sambil menangis, segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi untuk ditindaklanjuti.
Meskipun marah, tetapi dia masih sangat peduli dengan suaminya. Setelah polisi tiba, ia kemudian mencoba menelepon suaminya beberapa kali, tetapi tidak mendapat respons, yang membuatnya semakin khawatir.
Dengan pendampingan aparat, dia kembali ke gudang tempat suaminya bekerja. Begitu tiba di lokasi, mereka pun melihat sang suami tampaknya ingin mengakhiri hidupnya.
Salah satu aparat polisi yang bernama Liao Chun-chie (廖俊傑) pun langsung bergegas dan menenangkan situasi di tempat kejadian. Ia berkali-kali mengatakan, "Kakak, jangan putus asa, mari kita bicara dengan baik-baik, saya di sini untuk Anda!"
Dia juga meminta sang istri yang berdiri di sampingnya untuk tidak menyebutkan hal-hal yang berhubungan dengan orang ketiga yang bisa memicu emosi suaminya.
Mereka akhirnya berhasil menenangkan sang suami dan membawanya ke rumah sakit untuk menerima perawatan.

圖/TVBS
Liao Chun-chie menyatakan bahwa dia merasa sangat beruntung karena bertindak cepat sehingga insiden tragis dapat dihindari.
Liao Chun-chie melanjutkan, bahwa berdasarkan pengalamannya, waktu menjelang Tahun Baru Imlek adalah periode puncak terjadinya sengketa atau konflik dalam keluarga, sehingga ia mengimbau masyarakat untuk menghadapinya dengan tenang dan rasional.
Rti mengingatkan Anda:
Mengakhiri hidup tidak menyelesaikan masalah, tetapi meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga. Mohon hargai kehidupan Anda, berilah diri Anda kesempatan berikutnya.
Untuk hotline kehidupan, silakan hubungi 1995; Konsultasi hotline Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, silakan hubungi 1925 (24 jam)