(Taiwan, ROC) - Academia Sinica, lembaga riset ilmiah tertinggi di Taiwan, mengadakan rapat peninjauan kemajuan proyek komputer kuantum pada hari Senin, dan memamerkan komputer kuantum superkonduktor 5-bit pertama yang dikembangkan sendiri oleh Taiwan.
Tampak hadir dalam rapat tersebut mencakup Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), Presiden Academia Sinica James C. Liao (廖俊智), Sekretaris Jenderal Kantor Kepresidenan Lin Chia-lung (林佳龍), Ketua Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) Wu Tsung-tsong (吳政忠), dan Wakil Menteri Perekonomian Lin Chuan-neng (林全能).
Dalam pidatonya, Presiden Tsai memuji kesuksesan kerja sama Academia Sinica dan NSTC dalam mengembangkan komputer kuantum superkonduktor 5-bit pertama di Taiwan, yang merupakan tonggak penting dalam pengembangan teknologi kuantum di Taiwan, dan berharap Academia Sinica dapat terus berperan sebagai lokomotif dan memberikan kontribusi penting bagi teknologi kuantum di seluruh dunia.
Presiden mengatakan bahwa Taiwan tidak hanya memiliki pesawat, kapal perang dan satelit buatan dalam negeri, tetapi kini juga memiliki komputer kuantum yang dikembangkan sendiri. Tsai mengatakan, “Ini sekali lagi membuktikan bahwa ‘Made in Taiwan’ adalah kerja keras dan terobosan dari generasi ke generasi, dan merupakan kebanggaan orang Taiwan. Barang buatan Taiwan tidak hanya bisa menjangkau ke luar angkasa, lautan, juga ke masa depan.”
Presiden menekankan bahwa komputer kuantum telah dianggap sebagai alat komputasi generasi berikutnya, dan Taiwan telah mengalokasikan dana sebesar NT$8 miliar dalam lima tahun sejak 2022, untuk meningkatkan kemampuan teknologi kuantum Taiwan. Tujuannya adalah untuk membangun sistem jaringan komunikasi kuantum milik Taiwan dan komputer kuantum yang dapat melakukan komputasi nyata.
Saat ini, kedua tujuan tersebut telah mencapai hasil awal. Pada bulan Mei tahun lalu, Universitas Tsinghua mengembangkan jaringan komunikasi terenkripsi kuantum pertama di Taiwan; Academia Sinica kemudian membangun chip kuantum 5-bit pertama di Taiwan pada bulan Oktober, dan sekarang telah menyelesaikan komputer kuantum pertama di Taiwan.