(Taiwan, ROC) --- Pada Rabu kemarin (24/1), Mahkamah Agung Amerika Serikat menolak untuk menghentikan eksekusi Kenneth Smith, yakni seorang terpidana mati berusia 58 tahun di Alabama.
Kenneth Smith akan menjalani eksekusi mati pertama di dunia menggunakan gas nitrogen.
Sebelumnya, Kenneth Smith, selamat dari upaya eksekusi dengan menggunakan suntikan pada tahun 2022, yang kemudian membuat menyebabkan negara bagian AS tersebut merevisi prosedur eksekusi hukuman mati setempat.

Kenneth Smith. 圖/香港01
Menurut Reuters, Kenneth Smith dijadwalkan untuk dieksekusi pada hari Kamis (25/1) dan telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung untuk menunda eksekusinya.
Smith berpendapat bahwa kegagalan eksekusi pertamanya di Alabama telah menyebabkan trauma psikologis yang serius padanya, dan melaksanakan eksekusi kedua kali akan melanggar Amandemen Ke-8 Konstitusi Amerika Serikat yang mengatur perihal larangan 'hukuman kejam dan tidak biasa'.
Namun, Mahkamah Agung menolak permintaan Smith untuk menunda dan juga menolak untuk mendengarkan tantangan hukum yang diajukannya, tanpa ada keberatan dari hakim agung.
Kenneth Smith dihukum mati pada tahun 1988 dengan tuduhan telah membunuh istri seorang pendeta. Eksekusi dengan gas nitrogen melibatkan pemakaian masker pernapasan yang menutupi mulut dan hidung terpidana, di mana mereka akan menghirup nitrogen yang menyebabkan kematian akibat kekurangan oksigen.
Dalam sebuah dokumen pengadilan, pemerintah negara bagian Alabama menunjukkan bahwa gas nitrogen akan menyebabkan terpidana kehilangan kesadaran dalam beberapa detik dan kemudian meninggal dalam beberapa menit.
Namun, para kritikus menunjukkan bahwa metode ini belum pernah diuji coba, sehingga pemerintah negara bagian tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi. Dengan kata lain, mereka tidak dapat memprediksi bagaimana Smith akan merasakan saat gas nitrogen diaktifkan.

圖/世界新聞網
Pengacara Kenneth Smith menyatakan bahwa ini bisa menyebabkan penderitaan yang berkepanjangan, dan kliennya mungkin akan tersedak dengan muntahannya sendiri.
Saat ini, beberapa negara bagian di AS mulai mencari metode hukuman mati lain karena kesulitan mendapatkan obat untuk eksekusi suntikan.
Negara bagian Alabama, Mississippi, dan Oklahoma telah menyetujui penggunaan gas nitrogen untuk eksekusi hukuman mati, tetapi belum ada negara bagian yang menerapkannya.
Jika Alabama melaksanakan hukuman mati di atas, maka ini akan menjadi metode eksekusi baru pertama yang digunakan di AS sejak diperkenalkannya metode suntikan pada tahun 1982.