(Taiwan, ROC) Pilot maskapai penerbangan Eva Airways merencanakan aksi mogok berkisar pada perayaan tahun baru imlek, dijadwalkan negosiasi pihak pemberi kerja dan karyawan akan berlangsung kembali pada tanggal 31 Januari 2024. Menjelang perayaan tahun baru imlek, jika pilot dan awak kapal mogok kerja maka akan memengaruhi transportasi dan penumpang.
Wakil menteri transportasi Chen Yen-po (陳彥伯) dalam sidang Yuan Eksekutif hari Kamis ini (25/1) melaporkan, negosiasi asosiasi pilot dan maskapai Eva Airways belum mendapat kesepakatan, Kementerian Transportasi mengharapkan kedua belah pihak bisa bersikap lebih fleksibel, meminta diselesaikan dengan tulus agar tidak memengaruhi hak dan kepentingan masyarakat.
Wakil Menteri Transportasi mengatakan, “Akan tetapi sebelumnya, dengan situasi demikian, kementerian transportas dan Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) juga meminta kepada maskapai Eva Airways, dikarenakan kapan mogok akan dimulai, mgok berapa lama, berapa orang yang terlibat , akan terjadi kondisi yang tidak sama. Di bawah situasi demikian, Administrasi Penerbangan Sipil meminta maskapai Eva Airways untuk mempelajari strategi untuk menanggapi, ditambah lagi untuk strategi yang diusung perlu disampaikan ke Administrasi Penerbangan Sipil.”
Wakil menteri transportasi Chen menunjuk, aksi mogok akan memberikan ketidakpastian terhadap penumpang, CAA juga meminta maskapai Eva Airways untuk memberikan pemberitahuan resmi agar hak warga terlindungi, misalkan pengembalian biaya, kontak person dan lainnya, juga memberikan laporan untuk informasi negosiasi terbaru, agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan pada kesempatan pertama. Chen menambahkan, Eva Airways dapat melalui pesan singkat, APP atau telepon untuk menghubungi penumpang yang terkena imbasnya, agar yang bersangkutan bisa menanggapi lebih awal.