History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jawaban 5+0=5 Dianggap Salah, Orang Tua Murid Protes, Netizen Ungkap Alasannya

  • 24 January, 2024
  • 尤繼富
Jawaban 5+0=5 Dianggap Salah, Orang Tua Murid Protes, Netizen Ungkap Alasannya
Jawaban 5+0=5 Dianggap Salah, Orang Tua Murid Protes, Netizen Ungkap Alasannya. 圖/phunuphapluat

(Taiwan, ROC) --- Belajar menghitung penjumlahan adalah langkah awal dalam mendalami ilmu matematika, dan setelah menguasai tingkat dasar atau sederhana, maka kesulitannya juga akan meningkat.

Baru-baru ini, seorang ibu dari Vietnam membagikan kekesalannya melalui media sosial karena sekolah mengembalikan lembar ujian matematika anaknya, di mana jawaban 5+0=5 dan 6+0=6 yang seharusnya benar, justru diberi tanda salah oleh guru.

Ia merasa ini tidak wajar, sehingga ia memposting kebingungannya untuk mencari tahu alasannya.

數學好好玩- 國立教育廣播電臺Channel+

圖/PEXELS

Menurut laporan dari media《phunuphapluat》, ibu ini mengatakan bahwa saat anaknya pulang sekolah dan membawa pulang lembar ujian matematika, ia terkejut saat melihat soal nomor 8.

Dalam soal nomor 8 tersebut berisikan jawaban '5+0=5' dan '6+0=6', yang seharusnya benar tetapi ditandai salah oleh sang guru.

Orang tua murid bersangkutan pun curiga kalau sang guru telah salah dalam mengoreksi.

Setelah postingannya menjadi viral, banyak orang tua lainnya setuju dengan pandangan sang ibu, mereka juga merasa bingung perihal letak kesalahannya.

Namun, beberapa orang tua yang membaca soal dengan cermat menemukan masalahnya dan mengingatkan bahwa anak-anak perlu berpikir logis sebelum menulis jawaban.

孩子有2題的答案錯誤被劃掉。(圖/翻攝自phunuphapluat)

圖/翻攝自phunuphapluat

Dari gambar tersebut, terlihat bahwa setiap simbol dalam soal memiliki nilai angka yang berbeda. Misalnya, pada perhitungan pertama 3+3=6, sehingga setiap persegi memiliki nilai 3. Maka pada soal "3+?=5", nilai segitiga adalah 2, sehingga jawabannya adalah "3+2=5".

Demikian pula, 4+4=8, maka setiap lingkaran bernilai 4, sehingga jawaban untuk soal D adalah "4+2=6".

Dari sini, terlihat bahwa dalam setiap soal hitung-menghitung, anak-anak harus berpikir tentang nilai dari masing-masing bentuk, jika tidak, meskipun perhitungannya benar, itu masih bukan jawaban yang diinginkan.

Ketika solusi ini ditemukan, banyak orang tua yang kemudian setuju dan mengakui bahwa mereka tidak mempertimbangkan hal ini sebelumnya.

Sebenarnya, situasi serupa sering terjadi karena anak-anak tidak memiliki kebiasaan untuk membaca soal ujian dengan cermat. Kesulitan dalam matematika bukan hanya terletak pada kemampuan menghitung, tetapi juga pada kemampuan membaca dan memahami dengan tepat kriteria yang diminta dari setiap soal.

Komentar

Terbarumore