(Taiwan, ROC) --- Manila, ibu kota Filipina, pada tahun 2023 berhasil mengalahkan 387 kota metropolitan lain di seluruh dunia sebagai kota dengan kemacetan lalu lintas terburuk.
Sementara itu, dua kota di Taiwan, yakni Taichung dan Kaohsiung, menempati urutan keenam dan kedelapan. Ranking ini dikeluarkan oleh perusahaan data lalu lintas multinasional, TomTom.
Berdasarkan data TomTom, tahun lalu di area metropolitan Manila, pengemudi menghabiskan rata-rata 25 menit 30 detik untuk setiap perjalanan 10 kilometer, meningkat 50 detik dari periode sebelumnya.
Di Taichung dan Kaohsiung, waktu yang dibutuhkan untuk berkendara 10 kilometer masing-masing adalah 22 menit 30 detik dan 22 menit 20 detik. Secara tahunan, penduduk di Taichung dan Kaohsiung kehilangan waktu 58 dan 54 jam karena kemacetan.
Khusus pada hari Jumat antara pukul 17.00 hingga 18.00, waktu perjalanan 10 kilometer bisa meningkat hingga 35 menit 30 detik.
圖/tomtom
Di Filipina, para pengguna jalan raya, termasuk pengemudi dan penumpang, menghabiskan total sekitar 240 jam di jalan pada sepanjang tahun 2023, dengan 117 jam di antaranya terjebak dalam kemacetan, yang setara dengan hampir lima hari menghabiskan waktu di dalam kendaraan.
TomTom menyebutkan, dalam waktu tersebut, seseorang bisa menyelesaikan bacaan 48 buku.
Selain Manila, lima kota metropolitan dengan kemacetan terparah di dunia termasuk ibu kota Peru, Lima; Bengaluru di India; Sapporo di Hokkaido, Jepang; dan Bogota di Kolombia.