History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Desa Atlet Olimpiade Paris, Tim Taiwan Menempati Apartemen Tujuh Lantai Terpisah

  • 17 January, 2024
  • 尤繼富
Desa Atlet Olimpiade Paris, Tim Taiwan Menempati Apartemen Tujuh Lantai Terpisah
Desa Atlet Olimpiade Paris, Tim Taiwan Menempati Apartemen Tujuh Lantai Terpisah

(Taiwan, ROC) --- Tim peninjau Olimpiade Paris yang diorganisir oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Jasmani, Kementerian Pendidikan, mengunjungi salah satu lokasi paling penting, yaitu Desa Atlet, pada tanggal 16 Januari 2024. 

Kepala Ditjen Pendidikan Jasmani, Cheng Shih-chung (鄭世忠), mengungkapkan bahwa tim Taiwan ditempatkan di sebuah apartemen tujuh lantai yang terpisah, dan memiliki 39 kamar tunggal terbanyak, yang tentunya akan memberikan kenyamanan maksimal bagi para atlet.

Menurut laporan, Desa Atlet Olimpiade Paris terletak di Seine-Saint-Denis di utara Paris dan menggunakan desain bangunan hijau. Setiap bangunan memiliki tampilan eksterior yang unik, menunjukkan reputasi Perancis sebagai negara dengan inovasi desain yang kuat.

Desa atlet ini menggunakan 100% energi terbarukan, tanpa limbah. Dan setelah Olimpiade dihelat, tempat ini akan diubah menjadi perumahan sosial dan area aktivitas publik, yang dapat menampung 2200 keluarga, asrama mahasiswa, dan perumahan untuk lansia.

Meskipun sebagian besar area Desa Atlet masih dalam kondisi konstruksi, tetapi lantai yang ditempati tim Taiwan hampir selesai. Ini adalah bangunan terpisah dengan tujuh lantai, yang memiliki 39 kamar tunggal, 33 kamar ganda, dan dua lantai taman atap yang dapat digunakan.

Menurut pemberitaan yang ada, tempat tidur di Desa Atlet Olimpiade Paris mirip dengan yang ada di Olimpiade Tokyo, yakni menggunakan bingkai tempat tidur dari karton tebal. Matrasnya terbuat dari bahan jaring ikan khusus yang cukup elastis.

Cheng Shih-chung mengungkapkan, mengingat prioritas utama Olimpiade Paris adalah lingkungan, maka Desa Atlet tidak akan dilengkapi dengan AC, melainkan menggunakan "sistem pendinginan lantai". Sistem ini melibatkan pemasangan pipa air dingin di bawah lantai kayu, di mana air dengan suhu 11-14C akan mengalir untuk menurunkan suhu ruangan.

Berdasarkan data yang disediakan oleh Komite Penyelenggara Olimpiade Paris, sistem ini dapat menurunkan suhu dalam ruangan hingga 23C ketika suhu luar ruangan berada di bawah 32C, dan sekitar 26C ketika suhu luar ruangan di atas 32C. Ditambah dengan penggunaan kipas angin, sistem ini dianggap cukup memadai.

Pemberitaan yang ada juga mengutip pernyataan Cheng Shih-chung yang menekankan bahwa meskipun ada fasilitas pendinginan seperti itu, orang Eropa dan Asia memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap panas di musim panas.

"Oleh karena itu, kami akan terus memantau situasi, dan jika perlu, kami akan menyewa AC portabel dari komite penyelenggara untuk memastikan para atlet mendapatkan kualitas istirahat terbaik saat tidur di malam hari," ujar Cheng Shih-chung.

Cheng Shih-chung juga menambahkan bahwa pihak komite penyelenggara telah melakukan inovasi baru, yaitu setiap negara yang diberikan alokasi di Desa Atlet diberi kebebasan untuk mendesain dinding eksterior sendiri.

"Kami akan mendiskusikan dengan Pusat Pelatihan Nasional tentang bagaimana menghias dan mendesain dinding eksterior agar lebih banyak orang mengenal Taiwan dan para atletnya," tambah Cheng Shih-chung.

Komentar

Terbarumore