(Taiwan, ROC) – Kandidat calon presiden yang diunggulkan dari Partai Progresif Demokrat (DPP) Lai Ching-te mengelar kampanye malam jelang pemilu di Banqiao, New Taipei bersama istrinya yang untuk perdana berdiri di atas panggung kampanye. Lai Ching-te sebelumnya juga mengelar kampanye malam terakhir di Tainan, pada kesempatan ini mengemukakan bahwa New Taipei adalah rumah abadinya, dia bangga sebagai anak seorang penambang. Lai Ching-te juga menyampaikan, desanya mengajarkan untuk tidak boleh menyerah pada nasib, di masa mendatang dia akann memimpin Taiwan untuk tidak takut menerobos angin dan ombak.
Sehari menjelang pemilu yaitu tanggal 12 Januari 2024, Lai Ching-te mengelar 2 kampanye malam jelang pemilu, terlebih dulu ia berkampanye di Kota Tainan baru kemudian ke Kota New Taipei. Lai Ching-te bersama istrinya Wu Mei-ju berdiri di atas panggung, ini merupakan yang pertama kalinya Wu Mei-ju berdiri di atas panggung memberikan dukungan bagi Lai Ching-te.
Lai Ching-te dalam pidatonya menyampaikan, untuk perdana pasangan calon presiden dan wakil presiden dari Tainan, dia dan wakilnya Hsiao Bi-khim bertolak dari Taiwan, memimpin Taiwan berjalan memasuki dunia, dia berharap masyarakat Tainan mendukung dan membantu mereka meraih suara tertinggi dalam sejarah. Setelah dari Tainan, Lai Ching-te kembali ke New Taipei, ajang malam kampanye jelang pemilu kedua berlangsung di Banqiao bertajuk “Malam Sebelum Menyambut Kemenangan”, tempat berlangsungnya malam jelang pemilu dipadati lebih dari 250 ribu orang.