(Taiwan, ROC) —- Kejadian 'tabrakan pesawat' di Bandara Haneda pada awal Januari kemarin menarik banyak perhatian global. Peristiwa ini pun kembali membuat topik tentang keselamatan penerbangan meningkat.
Baru-baru ini, sebuah pesawat Alaska Airlines dari Amerika Serikat juga mengalami insiden yang tidak mengenakkan. Sebuah pesawat yang tengah terbang di atas ketinggian, tiba-tiba mengalami insiden jendela pecah dan terbang. Hal tersebut langsung menyebabkan tekanan kabin hilang seketika, banyak penumpang kehilangan pakaian dan ponsel mereka yang tersedot keluar pesawat.

翻攝自X
Seluruh penumpan yang berjumlah 180 orang tersebut, buru-buru memakai masker oksigen yang turun. Untungnya, mereka berhasil mendarat darurat di Bandara Internasional Portland (Portland International Airport).
Menurut laporan dari CBS News dan media lainnya, insiden ini terjadi pada tanggal 5 Januari 2023 malam, di Bandara Internasional Portland, Oregon, Amerika Serikat.
Pesawat dengan nomor penerbangan AS1282 yang lepas landas pada pukul 4:40 sore mengalami kehilangan tekanan kabin karena salah satu jendela dalam kabin pecah dan terbang, sehingga pesawat harus kembali dan mendarat darurat.

圖/明報新聞網
Dari gambar yang disediakan oleh salah satu penumpang, terlihat jelas ada lubang di sisi kiri badan pesawat, tempat jendela seharusnya terpasang, yang secara tak terduga 'terbang' di udara.
Saat terjadi kehilangan tekanan kabin, seorang anak yang duduk paling dekat dengan lubang nyaris terseret keluar jendela, tetapi untungnya orang dewasa di sebelahnya bereaksi cepat sehingga tidak terjadi hal yang lebih parah.

圖/LINETODAY
Meski begitu, masih ada penumpang yang kehilangan ponsel dan pakaian yang terlempar ke udara. Setelah masker oksigen turun, 180 penumpang diinstruksikan oleh pramugari untuk memakainya, dengan wajah penuh kepanikan mereka saling memandang.
Alaska Airlines juga mengkonfirmasi kejadian ini, menyatakan bahwa pesawat telah mendarat dengan selamat pada pukul 5:30 sore. Penyebab pasti dari insiden ini masih dalam penyelidikan.