(Taiwan, ROC) – Kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Filipina, Wallace M.G. Chow (周民淦) pada Kamis (4/1) menyerahkan sumbangan 1000 ton beras dari pemerintah Republik Tiongkok (ROC) kepada pemerintah Filipina, yang diwakili oleh Kepala Kantor Ekonomi dan Kebudayaan Manila (MECO), Silvestre Bello III. Sumbangan beras tersebut akan didistribusikan melalui Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD) Filipina guna membantu meringankan beban masyarakat miskin dan korban bencana di negara tersebut.
Wallace M.G. Chow (周民淦) menyampaikan bahwa terpaan-terpaan badai taifun di Fillipina pada tahun lalu telah berdampak pada hasil panen padi di beberapa provinsi, dan menyebabkan kekurangan pasokan beras.
Chow menambahkan, Taiwan berjanji untuk menyumbangkan total sebanyak 2000 ton beras kepada pemerintah Filipina. Kantor Perwakilan Taiwan di Filipina akan berkoordinasi dengan pihak Filipina dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerahkan batch kedua.
Kantor Perwakilan Taiwan di Filipina mengemukakan, sebagai respons terhadap kekurangan pasokan pangan yang disebabkan oleh perubahan iklim, beras yang disumbangkan oleh Taiwan kepada Filipina akan dijadikan cadangan pangan tambahan. Sumbangan tersebut akan ditangani melalui kerja sama antara DSWD dan Departemen pertanian, yang mana akan mendistribusikannya kepada para korban bencana melalui program-program bantuan dan operasi kemanusiaan yang ditujukan untuk masyarakat miskin.
Kepala MECO, Silvestre Bello III dalam kata sambutannya menyatakan bahwa sumbangan beras dari Taiwan sangatlah membantu dalam mengurangi penderitaan masyarakat rentan di Filipina. “Kepada masyarakat Taiwan yang baik hati, terima kasih atas kebaikan Anda. Saya doakan Anda semua memiliki kehidupan yang indah pada tahun 2024,” katanya.
Silvestre Bello III ketika diwawancara menyebutkan, upah minimum bulanan di Taiwan pada tahun ini (2024) dari NT$ 26.400 telah naik menjadi NT$ 27.470, dan hal ini memberikan manfaat bagi 120.000 pekerja migran Filipina di Taiwan.
Menurut data statistik Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan hingga akhir November tahun lalu (2023), total ada sebanyak 123.267 pekerja migran Filipina yang datang bekerja di Taiwan.