(Taiwan, ROC) --- Aktor pria yang merupakan mantan bintang cilik ternama, Steven Hao (郝劭文), menikah dengan make up artist asal Tiongkok, Lin Rui-ning (林寧瑞), pada tahun 2022 lalu.
Pada tanggal 3 Januari 2024 kemarin, Steven Hao yang kini genap berusia 33 tahun tersebut, secara mengejutkan mengungkapkan bahwa putri tirinya yang berusia 8 tahun mengalami perundungan di salah satu sekolah elit di Tiongkok.
Dari pihak sekolah menyampaikan bahwa itu hanya lah sebatas permainan antar teman.
Steven Hao adalah seorang aktor dari Taiwan yang memulai karier aktingnya pada usia empat tahun. Dia dikenal dalam perannya di film "Shaolin Popey" (1994), "China Dragon" (1995), dan "Adventurous Treasure Island" (1996).
Di Indonesia namanya lebih dikenal dengan sebutan Boboho, dengan perawakan gemuk dan kepala plontosnya sebagai biksu cilik yang kerap tampil dalam setiap aktingnya.

Steven Hao (郝劭文), di Indonesia lebih dikenal sebagai sosok Boboho. 圖/iNews
Tidak puas dengan jawaban yang diberikan, Steven Hao kemudian mengunggah video dengan mengungkapkan bahwa ia akan melindungi anggota keluarganya.
Dan kini, pihak kepolisian Tiongkok juga telah resmi terlibat dalam penyelidikan bersangkutan.
Pada tanggal 2 Januari 2024, Lin Rui-ning mengunggah postingan di media sosial Weibo menyampaikan bahwa suatu malam ia mengetahui beberapa hal mengejutkan dan menakutkan yang dialami sang putri di sekolah di mana ia belajar.
Ketika mendengar hal tersebut, Lin Rui-ning pun mencoba untuk menenangkan sang putri dan berusaha mencari bantuan yang relevan. Namun tak disangka, sang putri malah kembali menerima perlakuan tidak menyenangkan untuk kedua kalinya.
Lin Rui-ning menilai tindakan sekolah dalam menangani kasus ini sangat lah tidak relevan, mengingat pihak berwenang belum memverifikasi kejadian yang ada. Lin Rui-ning juga merasa kalau pihak sekolah telah mengajarkan nilai-nilai yang salah dan memutarbalikkan fakta saat berbicara dengan anak mereka.
Mengenai kasus perundungan yang dialami anak tiri Steven Hao di sekolah, pihak Kantor Perlindungan Anak di Xiaoshan, Hangzhou, Zhejiang, menyampaikan bahwa mereka telah menerima laporan tentang seorang siswa kelas 3 sekolah dasar di sebuah sekolah swasta yang mengalami 'perundungan' oleh teman sekelasnya.
Departemen pendidikan dan kepolisian, bersama dengan pihak terkait, telah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap insiden ini, serta akan menangani kasus tersebut secara ketat sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
Selain itu, Steven Hao juga merilis video kemarin, menekankan bahwa perundungan yang dialami anak tirinya bukan hanya terjadi satu atau dua hari.
Selama ini ia sering bolak-balik untuk menanganinya, ingin menjadi dukungan yang stabil untuk putrinya, "Saya akan menggunakan seluruh upaya dan kekuatan saya untuk melindungi keluarga saya, istri saya, dan anak saya."
Video yang diunggah tersebut telah ditonton lebih dari 2,58 juta kali hingga saat ini.

Steven Hao (郝劭文) dalam unggahan video mengkritik pihak sekolah yang menjadi tempat belajar putrinya malah merundung sang putri. 圖/WEIBO
Setelah insiden ini terungkap, hal tersebut menarik perhatian besar dan menjadi topik diskusi hangat.
Netizen berpendapat bahwa jika insiden perundungan tersebut benar terjadi, maka mereka berharap pihak sekolah dapat muncul dan meminta maaf, serta membantu anak itu mendapatkan keadilan.
Menanggapi hal ini, para netizen kemudian beramai-ramai memberikan komentar mereka. Ada yang menuliskan, "Anda adalah seorang ayah yang baik, saya menentang perundungan di sekolah. Jika keadilan tidak datang, saya akan memilih untuk memerangi kekerasan dengan kekerasan."
"Saya berharap dunia ini benar-benar bisa melindungi setiap siswa. Tindakan perundungan bisa mempengaruhi hidup seseorang," komentar salah seorang netizen.