History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jatuh Kapal Selam SS-794 AL 3 Personel Belum Ditemukan, Korban Selamat Alami Trauma Serius

  • 26 December, 2023
  • 曾秀情
Jatuh Kapal Selam SS-794 AL 3 Personel Belum Ditemukan, Korban Selamat Alami Trauma Serius
Kepala Staf Komando AL Wu Li-ping (吳立平)

(Taiwan, ROC) -- Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan mengadakan konferensi pers rutin Pada 26 Desember, terkait insiden jatuhnya personel dari Kapal Selam SS-794 Angkatan Laut (AL) Taiwan pada 21 Desember, Kepala Staf Komando AL Wu Li-ping (吳立平) menjelaskan penyebab kejadian tersebut. Saat Kapal Selam SS-794 AL tengah menjalankan misi penyelaman, terdengar suara aneh dari pelampung penanda evakuasi belakang. Untuk mencegah pelampung penanda tersebut terlepas dan tali baja yang terhubung ke atasnya melilit baling-baling kapal, yang dapat membahayakan keselamatan kapal, personel dikirim untuk menarik kembali pelampung penanda tersebut. Namun, gelombang laut yang tinggi menyebabkan beberapa personel jatuh ke laut. Kepala bagian senjata dan tim evakuasi secara bertahap dikerahkan untuk melakukan operasi penyelamatan. Akhirnya, dari 6 orang jatuh ke laut, 3 orang berhasil diselamatkan, dan 3 lainnya masih dalam pencarian.

Wu Li-ping menekankan, AL tidak akan meninggalkan siapa pun. Para personel yang selamat mengalami trauma psikologis yang cukup serius selama proses tersebut dan kini militer sedang memperkuat upaya dukungan psikologis. Selain itu, operasi pencarian dan penyelamatan telah diperpanjang menjadi 72 jam, sementara pencarian di laut, udara, dan sepanjang pantai masih terus berlanjut.

Wu Li-ping mengemukakan, hingga pagi ini (26/12), tim pencarian dan penyelamatan yang dikerahkan melibatkan 80 kali penerbangan pesawat, 76 kali pencarian dengan kapal, dan pencarian di pesisir dari Pelabuhan Kaohsiung ke selatan hingga ke sekitar Hengchun, termasuk di sekitar Pulau Xiao Liuqiu. Sebanyak 319 kendaraan dan 981 personel telah dikerahkan untuk pencarian di sepanjang pantai. Saat ini, pencarian untuk 3 orang yang masih hilang telah diperpanjang selama 72 jam, dan petugas patroli laut juga akan memperhatikan kondisi arus laut, melakukan perhitungan setiap 4 jam, dan memperluas wilayah pencarian secara bertahap.

Wu Li-ping menekankan, setiap misi pelayaran Kapal Selam SS-794 AL selalu mengikuti peraturan dan standar kecepatan angin. Penyebab utama kejadian ini adalah karena ketinggian gelombang yang sangat tidak stabil di perairan barat daya. Dia mengungkapkan, personel AL selalu menghadapi risiko tinggi dalam setiap misi demi menjaga keamanan Laut Taiwan dan keamanan nasional, walaupun hal ini tidak diketahui oleh publik. Kini, sebuah tim khusus telah ditugaskan untuk menyelidiki rincian lengkap dari kejadian ini.

Komentar

Terbarumore