(Taiwan, ROC) --- Perusahaan Listrik Negara, Taipower Company berbagi perihal empat barang yang bisa digunakan untuk melawan hawa dingin, tanpa harus menggunakan listrik.
Salah satunya adalah "Kantong Air Panas" yang ramah lingkungan dan berguna.
"Sebelum tidur, rebus sebotol air panas, tuangkan ke dalam "Kantong Air Panas", bungkus dengan handuk, dan letakkan di dalam selimut untuk menambah kehangatan. "Kantong Air Panas" bisa digunakan berulang kali, tanpa listrik dan ramah lingkungan," terang Taipower
1.「暖暖包 Nuǎn nuǎn bāo」Kantong Hangat
![]()
「暖暖包 Nuǎn nuǎn bāo」Kantong Hangat. Foto: NOWnews
Taiwan Power Company mengatakan, saat cuaca dingin, tangan juga mudah kedinginan. Anda bisa memegang "Nuǎn nuǎn bāo". Dan untuk jenis "Nuǎn nuǎn bāo" yang bisa ditempel, hindari kontak langsung dengan kulit dan jangan digunakan terlalu lama.
2.「熱水袋 Rèshuǐdài」Kantong Air Panas
「熱水袋 Rèshuǐdài」Kantong Air Panas. Foto: LINE Shop
Taipower Company membagikan bahwa, sebelum tidur, rebus sebotol air panas, tuangkan ke dalam Rèshuǐdài, bungkus dengan handuk, dan letakkan di dalam selimut untuk menghangatkan tempat tidur terlebih dahulu.
Selain itu, Rèshuǐdài bisa digunakan berulang kali, tanpa listrik dan ramah lingkungan.
3. Botol Termos Praktis

Botol Termos Praktis. Foto: COSTCO
Taiwan Power Company menunjukkan bahwa air panas yang telah direbus bisa disimpan dalam termos untuk menjaga kehangatannya tanpa harus menggunakan listrik, sehingga air panas selalu tersedia kapan saja.
Mereka juga menyarankan warga untuk memilih menggunakan ketel listrik, yang memiliki fitur "mati sendiri" saat air telah mendidih.
4. Pakaian dan Aksesori Hangat

Pakaian dan Aksesori Hangat. Foto: Rakuten
Taipower Company menyatakan bahwa syal, topi wol, sarung tangan, dan jaket tebal merupakan kebutuhan penting saat cuaca dingin, serta merupakan cara sederhana untuk tetap hangat. Mereka mendorong masyarakat untuk menambahkan pakaian untuk menjaga kehangatan.
Taipower Company mengingatkan saat menggunakan Nuǎn nuǎn bāo dan Rèshuǐdài, untuk berhati-hati agar tidak berkontak langsung dengan kulit untuk waktu yang lama.
Selain itu, seorang dokter kulit di Taiwan, Tsai Yi-shan (蔡逸姍), pernah menunjukkan bahwa ada seorang lansia yang menempelkan Nuǎn nuǎn bāo di belakang lutut dan tidak mau membuangnya sebelum menggumpal (mengeras), yang akhirnya lansia bersangkutan mengalami luka bakar setelah tiga jam memakainya.